Wujud Sinergi Dua Kabupaten, Dorong Pembangunan Infrastruktur Jalan Perbatasan Cianjur-Bandung Demi Dongkrak Ekonomi

Wujud Sinergi Dua Kabupaten, Dorong Pembangunan Infrastruktur Jalan Perbatasan Cianjur-Bandung Demi Dongkrak Ekonomi
Bupati Bandung, M. Dadang Supriatna (tengah) bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Lepi Ali Firmansyah (kanan) dan Kepala Dinas PUTR Kabupaten Cianjur, Eri Rihandiar (kiri).(tangkapan layar video IG Pemkab Bandung)

CIANJUREKSPRES.ID – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Lepi Ali Firmansyah, melakukan kunjungan kerja menemui Bupati Bandung, M. Dadang Supriatna, Rabu 5 Agustus 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Lepi didampingi oleh perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) serta Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Cianjur.

Kunjungan ini bertujuan untuk menindaklanjuti rencana kerja sama pembangunan infrastruktur jalan di wilayah perbatasan antara Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bandung.

“Saya bersama Kadis PUTR dan Bapperida Cianjur sowan untuk menyampaikan permohonan kepada Bupati Bandung. Kami berharap Pemkab Bandung dapat membangun jalan kabupaten yang menjadi kewenangan mereka di wilayah yang berbatasan langsung dengan Cianjur,” ujar Lepi dalam keterangan tertulisnya, Jumat 7 Agustus 2026.

Permohonan tersebut mendapat sambutan baik dari pihak Pemerintah Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah, beliau merespons positif. Mulai tahun 2026 ini, Pemkab Bandung akan membangun Jalan Londok yang berbatasan dengan Mekarjaya, Cidaun. Selanjutnya pada tahun 2027, mereka akan menganggarkan pembangunan jalan jalur Cipelah – Leuwi Gudang – Mekarmukti Cianjur,” sambung Lepi.

Pria yang akrab disapa Kang Lepi ini berharap tersambungnya akses jalan perbatasan tersebut dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus mendorong pengembangan wilayah di kedua kabupaten.

Merespons hal itu, Bupati Bandung, M. Dadang Supriatna, menyatakan kesiapannya untuk merealisasikan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Bupati Cianjur terkait konektivitas jalur perbatasan.

Secara teknis, pria yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) ini menjelaskan bahwa Dinas PUTR Kabupaten Bandung dan Kabupaten Cianjur akan segera berkoordinasi untuk menentukan titik prioritas yang harus didahului.

“Termasuk di antaranya adalah penyelesaian Jalan Londok dan jalan perbatasan Cipelah yang langsung tersambung dengan Kabupaten Cianjur,” ungkap Dadang.

Ia berharap sinergi yang kuat antara kedua pemerintah daerah ini dapat membuat pembangunan infrastruktur berjalan lancar dan membawa dampak konkret bagi warga.

“Pada akhirnya, roda ekonomi di wilayah Bandung dan Cianjur bisa berkembang lebih pesat, sehingga masyarakat di perbatasan dapat hidup lebih sejahtera,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *