Kawal Aspirasi Warga, Isfhan Taufik Munggaran-Bupati Cianjur Temui Kepala BNPB Percepat Rehabilitasi dan Relokasi 4.097 Rumah

Kawal Aspirasi Warga, Isfhan Taufik Munggaran-Bupati Cianjur Temui Kepala BNPB Percepat Rehabilitasi dan Relokasi 4.097 Rumah
Anggota Komisi VIII DPR RI, Isfhan Taufik Munggaran (tengah) bersama Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian (kanan) melakukan audiensi dengan Kepala BNPB, Suharyanto (kiri) di Kantor BNPB, Jakarta, Selasa 13 Oktober 2026.(istimewa)

CIANJURKESPRES.ID – Anggota Komisi VIII DPR RI, Isfhan Taufik Munggaran mendorong percepatan rehabilitasi dan relokasi 4.097 unit rumah warga di Kabupaten Cianjur pascabencana yang melanda pada Desember 2024.

Sebagai bentuk komitmen mengawal aspirasi masyarakat, Legislator Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat III meliputi Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor tersebut bersama Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian melakukan audiensi dengan Kepala BNPB, Suharyanto di Kantor BNPB, Jakarta, Selasa 13 Oktober 2026.

“Melalui audiensi ini, kami berupaya menyuarakan aspirasi masyarakat Cianjur, terutama terkait kebutuhan rehabilitasi rumah dan relokasi warga terdampak bencana,” ujar Isfhan.

Isfhan berharap, koordinasi antara BNPB, DPR RI, dan Pemerintah Kabupaten Cianjur dapat mempercepat penanganan sehingga masyarakat memperoleh kepastian pemulihan dan dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.

Sedangkan Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, memaparkan kebutuhan bantuan bagi warga terdampak banjir, pergerakan tanah, tanah longsor, dan cuaca ekstrem. Penanganan mencakup rehabilitasi 3.713 rumah serta relokasi 384 rumah yang tersebar di 17 kecamatan terutama wilayah Cianjur Selatan.

Rinciannya, bantuan rehabilitasi meliputi 506 unit rumah rusak berat, 720 unit rusak sedang, dan 2.487 unit rusak ringan. Sementara itu, kebutuhan relokasi terdiri dari 355 unit melalui skema relokasi terpadu dan 29 unit melalui relokasi mandiri yang seluruhnya merupakan rumah dengan kategori rusak berat.

Sementara itu, Kepala BNPB Suharyanto, menanggapi paparan yang disampaikan menegaskan komitmennya untuk berkoordinasi dengan DPR RI dan Pemerintah Kabupaten Cianjur guna mempercepat penanganan rehabilitasi, renovasi, dan relokasi warga terdampak.

“Percepatan penanganan ini menjadi penting agar warga yang rumahnya rusak dapat kembali menempati hunian yang layak, sementara warga yang membutuhkan relokasi memperoleh tempat tinggal yang lebih aman,” katanya.

Suharyanto menegaskan, sinergi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan DPR RI diharapkan dapat mendorong pemulihan masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di Kabupaten Cianjur.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *