CIANJUREKSPRES.ID- Badan Gizi Nasional (BGN) tengah mengkaji kemungkinan pelibatan kantin sekolah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Wacana tersebut masih menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas penyelenggaraan program di lapangan.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari, mengatakan kajian tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk terus menyempurnakan tata kelola Program MBG agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Menurut Agustina, pelibatan kantin sekolah masih berada pada tahap pembahasan bersama sejumlah alternatif lainnya. Kajian dilakukan dengan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga terkait guna memastikan setiap skema yang diterapkan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
“Kami terus mengkaji berbagai skema agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis semakin efektif, efisien, dan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat dengan tetap mengutamakan keamanan pangan, kualitas gizi, serta tata kelola yang baik,” ujarnya usai mengikuti Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan.
Ia menjelaskan, kajian terhadap pelibatan kantin sekolah mencakup sejumlah aspek penting, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, kapasitas pengelolaan, standar higiene dan sanitasi, hingga mekanisme pengawasan. Seluruh aspek tersebut dinilai penting agar pelaksanaan program tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
BGN menegaskan bahwa setiap pengembangan skema pelaksanaan Program MBG akan dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil kajian yang komprehensif dan mengedepankan prinsip kehati-hatian. Seluruh kebijakan nantinya akan mempertimbangkan efektivitas program sekaligus kepentingan terbaik bagi peserta didik sebagai penerima manfaat.
Melalui evaluasi berkelanjutan dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, BGN berharap Program Makan Bergizi Gratis terus berkembang menjadi program yang adaptif, berkualitas, serta mampu mendukung peningkatan status gizi generasi muda Indonesia.












