CIANJUREKSPRES.ID – Sebuah pohon trembesi berukuran besar tumbang di Kampung Cikijing, Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur. Akibatnya, dua motor dan mobil serta empat orang menjadi korban, Rabu 1 Juli 2026.
Kanit Sukanagara Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Cianjur, Rahmat Mulyana, mengatakan, peristiwa tersebut dilaporkan sekitar pukul 08.38 WIB.
“Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi. Pohon tumbang menimpa empat kendaraan, terdiri dari satu angkutan kota 03, dua sepeda motor, dan satu mobil Avanza,” katanya.
Menurutnya, total terdapat empat korban dalam kejadian tersebut. Satu orang mengalami luka berat dan dilarikan ke Puskesmas Ciranjang, sementara tiga korban lainnya hanya mengalami luka ringan.
“Korban ada empat orang. Satu orang penumpang angkot mengalami luka berat dan langsung dibawa ke fasilitas kesehatan Puskesmas Ciranjang. Tiga lainnya mengalami luka ringan, terdiri dari satu pengendara motor dan dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor yang terkena rantingnya saja. Untuk mobil Avanza tidak ada korban, hanya mengalami kerusakan akibat terdampak pohon yang tumbang,” katanya.
Dia menjelaskan, pohon yang tumbang diperkirakan memiliki tinggi sekitar 10 meter dengan diameter sekitar 35 sentimeter. Dugaan sementara, pohon roboh karena sudah tua dan kondisi perakarannya lapuk sehingga tidak mampu lagi menahan beban.
“Kalau tingginya kurang lebih 10 meter, diameternya sekitar 35 sentimeter. Kemungkinan pohonnya sudah tua dan akar sudah lapuk sehingga akhirnya tumbang,” jelasnya.
Selain itu, arus lalu lintas di jalur tersebut sempat lumpuh dan menyebabkan antrean kendaraan hingga sekitar tiga kilometer.
“Karena pohon melintang di badan jalan, sempat terjadi kemacetan kurang lebih tiga kilometer,” katanya.
Rahmat mengatakan, proses evakuasi berlangsung sekitar dua jam dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD, PMI, Dinas Perkim, Dinas PUPR, kepolisian, petugas pemadam kebakaran hingga relawan.
“Alhamdulillah penanganan selesai sekitar dua jam berkat kerja sama seluruh unsur yang turun ke lokasi,” katanya.
Dia menambahkan, kendala utama selama proses evakuasi adalah padatnya arus kendaraan yang membuat mobilitas petugas sedikit terhambat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap bersabar dan mengikuti arahan petugas ketika terjadi kejadian seperti pohon tumbang atau kondisi darurat lainnya, supaya proses penanganan bisa berjalan lebih cepat dan aman,” imbau Rahmat.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur, Ipda Ahmad Prio Gunawan, menjelaskan, akibat dari kejadian tersebut, kawasan Jalan Raya Cianjur-Bandung sempat mengalami kepadatan.
“Ya, dari jalan Cianjur-Bandung dan sebaliknya sempat mengalami macet. Tapi, setelah kami mendapatkan info itu langsung melakukan pengaturan lalu lintas,” katanya.
Dia menyebut, jalan di jalur tersebut juga sudah dapat dilewati dengan lancar kembali oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Alhamdulillah, setelah melakukan pengaturan lalu lintas kendaraan di jalur ini pun sudah lancar kembali,” pungkasnya.












