CIANJUREKSPRES.ID- Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Pertamina terpantau masih relatif stabil di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan pembaruan terbaru, tidak terdapat perubahan signifikan dibandingkan hari sebelumnya, meskipun terdapat perbedaan harga antar daerah yang dipengaruhi oleh faktor distribusi.
Untuk jenis BBM subsidi, Pertalite masih dibanderol sekitar Rp 10.000 per liter di sebagian besar wilayah. Sementara itu, untuk BBM non-subsidi seperti Pertamax, harga berada di kisaran Rp 12.300 hingga Rp 12.900 per liter.
Adapun Pertamax Turbo tercatat berada di rentang Rp 13.100 hingga Rp 13.350 per liter, tergantung wilayah distribusi. Sedangkan varian Pertamax Green/Pertamax 95 umumnya berada di kisaran Rp 12.900 per liter.
Rincian Harga di Beberapa Wilayah:
- DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur
- Pertamax Turbo: Rp 13.100
- Pertamax: Rp 12.300
- Pertalite: Rp 10.000
- Sumatera (sebagian wilayah seperti Bengkulu, Sumsel, Lampung)
- Pertamax Turbo: Rp 13.350
- Pertamax: Rp 12.600
- Pertalite: Rp 10.000
- Wilayah Kepulauan (Bangka Belitung dan sekitarnya)
- Pertamax Turbo: Rp 13.350
- Pertamax: Rp 12.600
- Pertalite: Rp 10.000
- Kawasan Free Trade Zone (FTZ) seperti Batam
- Pertamax: sekitar Rp 11.750
- Pertalite: Rp 10.000
Secara nasional, harga BBM Pertamina per 7 April 2026 masih cenderung stabil. Perbedaan harga antar wilayah lebih disebabkan oleh biaya distribusi dan kebijakan regional. Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi terkait kenaikan maupun penurunan harga BBM dalam waktu dekat.
Masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam penggunaan BBM serta menyesuaikan jenis bahan bakar dengan spesifikasi kendaraan masing-masing guna menjaga efisiensi dan performa mesin.












