CIANJUREKSPRES.ID – Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Plus (TPST Plus) di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur direncanakan mulai diuji coba pekan depan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, Komarudin, mengungkapkan, bahwa pembangunan TPST Plus sudah selesai 100 persen.
“Bangunan sudah 100 persen, incinerator sudah diuji coba dan tidak ada masalah, alat pencacah organik dan Refuse-Derived Fuel (RDF) sedang pemasangan. Mungkin pekan depan akan dilakukan tes uji coba mesin,” katanya kepada Cianjur Ekspres, Jumat 5 Desember 2025.
TPST Plus di Kecamatan Cibeber memiliki kapasitas 60 ton sampah per hari. Adapun timbulan sampah untuk di wilayah Cibeber mencapai 8-9 ton per hari.
“Ada pasar juga di sana sudah hampir tiga ton (sampah,red). Kalau hari biasa sekitar 5 ton (sampah,red), kalau hari besar 8-9 ton. Rata-rata per hari 6 ton (sampah,red) dan 62 persen jenis sampahnya organik,” kata Komarudin.
Menurutnya, apabila tenaga kerja di TPST Plus Cibeber sudah terampil, tidak menutupkemungkinan bisa melayani masyarakat di kecamatan tetangga.
“Cuma untuk kali ini kita masih fokuskan di Kecamatan Cibeber saja,” ujar Komarudin.
Adapun luas hanggar mesin pengolahan sampah di TPST Plus Cibeber berukuran 8×16 meter, dan hanggar mesin incinerator berukuran 6×7 meter.












