SMK Pariwisata PHT Cianjur Goes To Istana Presiden Jakarta, Momen Tak Terlupakan Bagi Guru dan Siswa Siswi

Suasana semakin meriah dan bergema dengan teriakan histeris dari para siswa dan guru tatkala Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya tiba-tiba hadir sejenak menyapa langsung para siswa walau hanya 15 menit.(istimewa)

CIANJUREKSPRES.ID – SMK Pariwisata PHT Cianjur mendapat undangan dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Republik Indonesia untuk mengunjungi Istana Presiden melalui program “Istana untuk Anak Sekolah” yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, Kamis 18 Juni 2026.

Hal ini menjadi momen bersejarah tak terlupakan bagi guru dan siswa siswi SMK Pariwisata PHT Cianjur. Sebanyak 100 siswa dan 27 orang terdiri dari kepala sekolah, staf TU serta guru berangkat ke Jakarta.

Kepala Sekolah, SMK Pariwisata PHT Cianjur, Nia Rohania,M.H, M.Pd, mengatakan, kegiatan tersebut berjalan sangat seru. Pihaknya disambut hangat oleh staf Istana Kepresidenan.

“Kami diajak tour keliling istana, kegiatan diawali di Aula Hoegeng tempat kami mendapat pengenalan mengenai peran strategis dan tugas Kemensetneg dalam mendukung kerja Presiden dan Wakil Presiden, sekaligus memahami bagaimana roda pemerintahan negara dijalankan di balik layar istana. Juga kami diajak untuk melihat dan mengenal lebih dekat peran Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan,” katanya.

Selain itu, rombongan juga berkesempatan menelusuri langsung ruang-ruang bersejarah di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta. Nulai dari halaman Istana Merdeka, Ruang Kerja Presiden, Ruang Konferensi Pers, hingga Istana Negara, serta Ruang Sidang Kabinet tempat dimana berbagai kebijakan penting bagi bangsa lahir dan diputuskan.

“Kami pun diajak berkenalan dengan Pasukan Pengamanan Presiden ( Paspampres),” kata Nia.

Sementara itu, Ketua Yayasan PHT, Siti Arsyani Salsabila, S.Pd, menyampaikan rasa suka cita dan juga bangga karena bisa mengajak anak-anak untuk melihat langsung Istana Presiden Jakarta.

“Sebuah momen langka terlebih bagi kami, sekolah dari daerah yang selama ini anak-anak hanya bisa melihat dari televisi, dan setelah puluhan tahun, Presiden membukakan pintu untuk para generasi muda, agar hadir dan menjadi saksi sejarah tentang kemegahan Istana Presiden,” katanya.

“Kami bangga karena di acara ini juga ada momen dimana siswa diberi kesempatan untuk bicara di podium untuk menyampaikan pesan dan kesan, dimana SMK PHT diwakili oleh Lulu Kharisma. Ada juga sesi tanya jawab yang diwakili oleh Al Ghifari Ramadhan Firmansyah dan Tazkia Aira R, serta Risma Mulia di sesi wawancara” ujar Salsabila menambahkan.

Menurutnya, hal ini menandakan bahwa anak-anak daerah pun berani tampil dengan percaya diri, dengan kemampuan publik speaking yang bagus.

“Seru banget, alhamdulillah sekolah saya menjadi yang terpilih untuk datang ke istana, karena tidak sembarang orang bisa datang mengunjungi langsung istana. Kita jadi banyak tahu dan knowlwdge kita nambah,” kata Lulu Kharisma, siswi SMK Pariwisata PHT Cianjur.

Suasana semakin meriah dan bergema dengan teriakan histeris dari para siswa dan guru tatkala Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya tiba-tiba hadir sejenak menyapa langsung para siswa walau hanya 15 menit.

Dalam suasana hangat dan penuh antusiasme, Seskab teddy berdialog dengan para pelajar serta memberikan motivasi agar terus belajar, mengembangkan potensi diri dan mempersiapkan diri untuk bercita-cita, berkarakter, berprestasi serta memiliki semangat cinta tanah air.

“Gak nyangka Bapak Teddy orangnya baik banget, sampai saya dapat tulisan motivasi dan tanda tangan,” ujar siswi lainnya, Risma Mulia.

Bagian Kesiswaan SMK Pariwisata PHT Cianjur, Dani Mulyana, S.E, mengatakan, semoga kunjungan ini bisa menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan semangat cinta tanah air, serta menjadi pengalaman berharga yang menginspirasi generasi muda khususnya siswa siswi untuk terus meraih cita-cita di masa depan, dan semoga program ini menjadi agenda tahunan.

Acara ditutup dengan pemberian plakat dari Kemensetneg RI kepada SMK PHT dan juga pemberian piagam penghargaan serta buku dari SMK PHT kepada Kemensetneg RI sebagai cendramata.(dys)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *