CIANJUREKSPRES.ID – Ratusan atlet Kabupaten Cianjur yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026, menjalani tes kesehatan dan tes fisik sebagai bagian dari persiapan menghadapi ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Pemeriksaan yang digelar bersama KONI Kabupaten Cianjur dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) itu dilakukan untuk memastikan kondisi kebugaran dan kesiapan para atlet sebelum bertanding di Porprov 2026.
Ketua Pelaksana kegiatan, dr. Neng Fitri Amalia, mengatakan, total atlet yang mengikuti pemeriksaan terdiri dari 212 atlet laki-laki dan 122 atlet perempuan dari 40 cabang olahraga (cabor).
“Tes kesehatan dan tes fisik ini berbeda dengan pemeriksaan kesehatan biasa karena dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) untuk atlet,” katanya, Senin 11 Mei 2026.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan gula darah, pemeriksaan darah rutin, elektrokardiogram (EKG), indeks massa tubuh (IMT), hingga pemeriksaan gizi atlet.
Selain itu, tes fisik dilakukan oleh delapan tenaga ahli dari Universitas Suryakencana dengan delapan komponen penilaian, seperti fleksibilitas, kecepatan, dan kemampuan fisik lainnya.
“Tujuannya agar kondisi atlet benar-benar terpantau dan diketahui tingkat kebugarannya menjelang Porprov,” ujarnya.
Ia menjelaskan, atlet yang mengikuti tes merupakan atlet yang telah lolos babak kualifikasi (BK) pada 2025 dan diproyeksikan memperkuat Cianjur di Porprov XV Jawa Barat 2026.
Menurutnya, sejumlah cabang olahraga dinilai memiliki potensi besar menyumbang medali untuk Kabupaten Cianjur, di antaranya cabang bela diri seperti karate, taekwondo, judo, dan pencak silat.
Selain itu, cabang olahraga permainan dan terukur seperti sepak bola, bola basket, handball, tenis meja, atletik, hingga renang juga dinilai memiliki peluang meraih prestasi.
“Cabor unggulan cukup banyak, hampir merata. Mudah-mudahan semuanya bisa memberikan hasil terbaik,” jelasnya.
Neng Fitri menambahkan, KONI Kabupaten Cianjur menargetkan peningkatan prestasi signifikan pada Porprov 2026 dengan menembus posisi 10 besar Jawa Barat.
“Target kami mudah-mudahan bisa masuk 10 besar. Karena sebelumnya peringkat Cianjur sempat berada di posisi 24,” katanya.
Sementara itu, Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menegaskan Pemerintah Kabupaten Cianjur memberikan dukungan penuh terhadap persiapan para atlet, pelatih, dan official.
“Pemerintah menggelontorkan anggaran lebih dari Rp1 miliar untuk mendukung persiapan atlet Porprov. Ini bentuk komitmen kami terhadap kemajuan olahraga prestasi di Cianjur,” tukasnya.












