CIANJUREKSPRES.ID – Edelweiss Running Festival 2026 siap digelar di Kabupaten Cianjur, Minggu 27 September 2026. Sebanyak lebih dari 3.000 peserta dijadwalkan berkumpul di kawasan Alun-alun Cianjur, dalam ajang lari yang mengusung konsep Health-First Race.
Menjelang pelaksanaan, pihak penyelenggara menggelar podcast yang disiarkan secara langsung melalui akun Instagram Edelweiss Hospital Bandung, Edelweiss Hospital Cianjur, dan Klinik Edelweiss, Sabtu 26 September 2026, pukul 16.00 WIB.
Kegiatan berlangsung di ERCoffee Rumah Sakit Edelweiss Bentang Salapan dengan Achmad Syarifudin Mudzakir sebagai moderator, serta menghadirkan Muhammad Fajrin Rosyid dan Direktur Utama PT Bentang Salapan Kahuripan (Edelweiss Hospital Cianjur), Virta Dimas Catur Diputra sebagai narasumber.
Virta mengatakan, podcast tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan olahraga lari sekaligus memberikan gambaran bahwa kegiatan lari tidak hanya berlangsung dalam festival, tetapi telah berkembang menjadi berbagai ajang di sejumlah daerah hingga tingkat internasional.
“Biasanya sebagai pelari ada puncak event-nya yang namanya World Major Marathon. Kita ingin sharing dari komisaris kami yang sudah melakukan World Major Marathon sebanyak empat kali, bagaimana feel dan bedanya dengan di sini,” ujar Virta kepada Cianjur Ekspres.
Menurutnya, Edelweiss Running Festival tahun ini tidak hanya diarahkan sebagai ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan Cianjur melalui konsep “Hayu Ka Cianjur”. Pemilihan Alun-alun Cianjur sebagai lokasi kegiatan dinilai menjadi bagian dari upaya mengajak peserta dari luar daerah mengenal potensi wisata dan sejarah Cianjur.
Dia menyebut, Cianjur memiliki sejumlah destinasi wisata dan kawasan heritage yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari pengalaman peserta. Bahkan, sebelum pelaksanaan festival, pihaknya telah menggelar heritage run dengan rute yang mengajak peserta mengunjungi sejumlah lokasi wisata sekaligus mengenal sejarah Kota Cianjur.
“Di Cianjur ini banyak tempat-tempat wisata, ada tempat heritage juga. Sebelumnya kita mengawali dengan heritage run, kita lari ke tempat-tempat spot wisata dan mempelajari sejarah Kota Cianjur,” katanya.
Virta menambahkan, pelaksanaan Edelweiss Running Festival 2026 juga dirancang dengan memadukan hiburan tradisional dan modern. Selain itu, penyelenggara menyiapkan bazar UMKM sebagai bagian dari upaya memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk mendapatkan manfaat ekonomi dari kegiatan tersebut.
Dia berharap festival yang tahun ini memasuki pelaksanaan kedua tersebut dapat berkembang menjadi salah satu kegiatan yang menjadi kebanggaan masyarakat Cianjur. Menurutnya, penyelenggaraan event bukan semata-mata untuk memperkenalkan Edelweiss, tetapi juga mendorong Cianjur agar semakin dikenal melalui kegiatan olahraga dan pariwisata.
“Ini bukan terkait Edelweiss-nya, ini terkait bagaimana kita meningkatkan bagaimana Cianjur ini lebih naik lagi,” ujarnya.
Virta menjelaskan, penyelenggaraan kegiatan tersebut juga sejalan dengan visi Edelweiss untuk meningkatkan taraf hidup dan kesehatan masyarakat di wilayah tempat rumah sakit berdiri. Salah satu caranya dengan mendorong kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas olahraga.
“Kenapa Edelweiss mengadakan ini? Kami punya visi ingin meningkatkan taraf hidup kesehatan masyarakat dimana Edelweiss berdiri. Salah satunya kita ingin mengajak habit yang baru untuk hidup lebih sehat,” katanya.
Dia menilai, kebiasaan hidup sehat dan tindakan preventif dapat membantu masyarakat mengurangi risiko penyakit sekaligus beban biaya kesehatan. Karena itu, kegiatan olahraga seperti Edelweiss Running Festival diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi turut membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
Selain aspek kesehatan, Virta menyebut kegiatan tersebut juga berpotensi memberikan dampak terhadap perekonomian daerah. Dia mengatakan, jumlah peserta tahun ini meningkat dibandingkan pelaksanaan sebelumnya dan berpotensi memberikan dampak terhadap sektor perhotelan, kuliner, UMKM, hingga pariwisata.
“Kalau kita hitung naik dua kali lipat dari tahun kemarin. Tahun kemarin ada yang membuat riset peningkatannya sampai bisa mendapatkan devisa masuk Rp6 miliar. Dan ini kayaknya akan naik,” ungkapnya.
Dia mencontohkan sektor perhotelan yang mulai merasakan dampak dari kedatangan peserta dan pengunjung. Bahkan, sejumlah hotel disebut telah mengalami peningkatan permintaan pemesanan menjelang pelaksanaan kegiatan.
Virta juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur yang memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Edelweiss Running Festival 2026. Menurutnya, dukungan tersebut diperoleh setelah pihak penyelenggara berkoordinasi dengan Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, dan Wakil Bupati Cianjur Ramzi.
“Kita sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah daerah yang mendukung acara ini,” katanya.
Dengan dukungan berbagai pihak, Edelweiss Running Festival 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk menggerakkan sektor pariwisata, UMKM dan ekonomi lokal sekaligus mengajak masyarakat Cianjur membangun kebiasaan hidup yang lebih sehat.










