CIANJUREKSPRES.ID – Puluhan rumah warga di dua kecamatan di Kabupaten Cianjur teredam banjir, dan membuat puluhan keluarga terpaksa diungsikan ke lokasi yang lebih aman.
Banjir yang melanda dua kecamatan tersebut terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi turun di wilayah itu pada pada Sabtu 2 Mei 2026.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima banjir tersebut terjadi di Desa Jamali, Kecamatan Mande dan Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas.
“Berdasarkan data yang tercatat banjir yang terjadi di Desa Jamali, Kecamatan Mande membuat 30 rumah terendam, dan 15 diantaranya rusak berat,” katanya, Minggu 3 Mei 2026.
Dari puluhan rumah warga yang terdampak tersebut lanjut dia, sebanyak 80 jiwa terpaksa harus diungsikan ke tempat yang dinilai aman karena ketinggian air mencapai betis orang dewasa.
“Saat warga diungsikan petugas gabungan langsung diturunkan menyalurkan bantuan ke lokasi kejadian. Saat ini air yang sempat merendam puluhan rumah warga itu telah surut, warga pun kembali ke rumahnya,” ujarnya.
Sedangkan di dua kampung Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas tercatat ada 10 rumah warga yang terdampak dan terendam banjir akibat aliran sungai meluap saat hujan lebat turun di wilayah tersebut.
“Hasil asesment dan laporan yang tercatat banjir yang melanda dua kampung di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas ada 9 rumah terdampak. Namun laporan sementara tidak ada warga yang mengungsi,” kata Asep.
Asep menambahkan pihaknya juga menerima laporan Jalan menghubung Sukajadi – Magaluyu tepatnya di Kampung Sarongge RT 06/RW 07, Desa Sukajadi, Kecamatan Campaka, tertutup tanah longsor.
Pasca kejadian sejumlah warga setempat berupaya membersihkan material tanah dan pohon yang terbawa longsor, Jumat, (1/5/2026) sore.
“Laporan terbaru saat ini akses jalan penghubung Sukajadi – Magaluyu di Kecamatan Campaka tersebut sudah bisa dilalui masyarakat setelah alat berat berhasil mengevakuasi material tanah longsor,” ungkapnya.
Puluhan rumah warga di dua kecamatan Kabupaten Cianjur teredam banjir, dan membuat puluhan keluarga terpaksa diungsikan ke lokasi yang lebih aman.












