CIANJUREKSPRES.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur telah menyalurkan sekitar 100 ribu liter air bersih kepada warga terdampak krisis air di berbagai wilayah selama sepekan terakhir.
Ketua PMI Kabupaten Cianjur, Ahmad Fikri, mengatakan hingga saat ini bantuan air bersih telah disalurkan ke 14 kecamatan di Kabupaten Cianjur.
“Sejauh ini kami sudah menyalurkan bantuan air bersih ke 14 kecamatan di Cianjur, di antaranya Kecamatan Cikalongkulon, Mande, Sukaluyu, Cibeber, Cilaku, dan Cibinong,” ujarnya Rabu 5 Agustus 2026.
Menurutnya, dari seluruh wilayah tersebut, Kecamatan Cibeber menjadi daerah yang paling sering menerima distribusi air bersih karena masih banyak warga yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air.
“Wilayah yang paling sering kami salurkan bantuan air bersih adalah Kecamatan Cibeber, karena permintaan dari masyarakat di sana masih cukup tinggi,” katanya.
Dia menjelaskan, dalam satu hari PMI mampu mendistribusikan sekitar 10 ribu sampai 15 ribu liter air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Per hari kita bisa menyalurkan sekitar 10-15 ribu liter air bersih. Kalau di total selama satu minggu terakhir, air bersih yang sudah kami salurkan mencapai sekitar 100 ribu liter,” katanya.
Ahmad Fikri menuturkan, PMI akan terus memberikan pelayanan distribusi air bersih selama masih ada permintaan dari masyarakat, dengan syarat lokasi dapat dijangkau kendaraan tangki.
“Pelayanan akan terus kami lakukan selama ada permintaan dan akses menuju lokasi bisa dilalui kendaraan tangki,” ucapnya.
Saat ini PMI Cianjur mengoperasikan satu unit mobil tangki berkapasitas 5.000 liter yang digunakan untuk mendistribusikan air bersih. Pihaknya juga bekerja sama dengan Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur.
“Kami memiliki satu mobil tangki berkapasitas 5.000 liter dan bekerja sama dengan Perumdam Tirta Mukti. Untuk ketersediaan air bersih, kami sudah berkoordinasi dan dipastikan stok masih aman untuk beberapa bulan ke depan,” kata Ahmad Fikri.












