Pemkab Cianjur Akan Perpanjang Status Siaga Darurat Bencana Sampai Juni 2026

Bupati Cianjur
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian. (Foto: Cianjur Ekspres / Akmal Esa Nugraha)

CIANJUREKSPRES.ID – Pemerintah Kabupaten Cianjur berencana memperpanjang status siaga darurat bencana menyusul kondisi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlangsung sampai Juni 2026.

Sebelumnya, status siaga darurat telah berakhir pada 30 April 2026. Namun, tingginya intensitas hujan serta potensi bencana hidrometeorologi membuat pemerintah daerah mempertimbangkan perpanjangan status guna memperkuat kesiapsiagaan.

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, mengatakan, keputusan tersebut mengacu pada prakiraan cuaca yang masih berpotensi memicu bencana seperti banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah.

“Ya, status siaga darurat akan disesuaikan dengan prediksi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlanjut sampai Juni,” katanya, belum lama ini.

Dia menambahkan, pemerintah daerah telah memetakan sejumlah wilayah rawan bencana sebagai langkah antisipasi dini. Upaya tersebut dilakukan agar penanganan dapat lebih cepat dan tepat sasaran ketika bencana terjadi.

“Kami sudah memetakan daerah-daerah yang berpotensi terdampak, baik banjir, longsor, maupun bencana lainnya,” tuturnya.

Selain itu, Pemkab Cianjur juga menyiapkan anggaran khusus kebencanaan untuk menghadapi kemungkinan terburuk, termasuk dampak lanjutan dari cuaca ekstrem hingga potensi peralihan musim.

“Dengan kondisi curah hujan tinggi dan kemungkinan kemarau panjang ke depan, anggaran kebencanaan sudah kami siapkan,” kata Bupati.

Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, menyebut pihaknya tengah melakukan koordinasi lanjutan terkait perpanjangan status tersebut.

“Kami segera koordinasikan dengan pimpinan. Kemungkinan besar status siaga darurat bencana akan diperpanjang,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *