CIANJUREKSPRES.ID – Seorang pedagang kelapa berinisial US (36), meninggal dunia setelah menjadi korban penusukan yang diduga dilakukan sesama pedagang di Pasar Muka, Kabupaten Cianjur, pada Selasa, 21 Juli 2026, sekitar pukul 17.30 WIB. Sampai saat ini, terduga pelaku masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Cianjur Ekspres, korban saat itu tengah menggantikan adiknya berjualan kelapa di kawasan pasar. Di lokasi tersebut, korban terlibat cekcok dengan seorang pedagang lain yang diduga berawal dari penolakan korban terhadap tawaran minuman dari terduga pelaku.
Kerabat korban, Agus (35), mengatakan, perselisihan sempat terjadi setelah korban menolak tawaran tersebut. “Korban awalnya ditawari sesuatu, saya tidak tahu pasti apa, diduga minuman. Tapi korban menolak, kemudian keduanya terlibat cekcok,” katanya, saat ditemui di Instalasi Kamar Jenazah RSUD Sayang Cianjur.
Menurutnya, pertengkaran sempat berujung perkelahian, namun berhasil dilerai oleh pedagang lain yang berada di sekitar lokasi. Tak lama setelah situasi mereda, pelaku yang sempat meninggalkan lokasi kembali mendatangi korban.
“Pelaku sempat pergi, lalu datang lagi menghampiri korban yang sedang duduk,” katanya.
Setelah itu, lanjut dia, pelaku menghampiri korban dan cekcok kembali terjadi. Pelaku kemudian diduga mengeluarkan sebilah pisau dan langsung menusuk korban pada bagian perut sebelah kanan.
“Korban ditusuk di bagian perut sebelah kanan sampai terjatuh,” ucap Agus.
Dia menuturkan, aksi tersebut sontak membuat pedagang dan pengunjung pasar berteriak meminta pertolongan. Namun, pelaku yang masih membawa senjata tajam berhasil melarikan diri sebelum sempat diamankan warga.
“Orang-orang yang ada di pasar sempat berteriak. Pelaku kemudian kabur sambil masih membawa pisaunya,” kata Agus.
Agus mengatakan, korban kemudian dievakuasi ke RSUD Sayang Cianjur untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun beberapa jam setelah menjalani penanganan, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
“Kejadiannya sekitar pukul 17.30 WIB. Korban langsung dibawa ke rumah sakit, tetapi beberapa jam kemudian dinyatakan meninggal dunia,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi mengatakan, identitas pelaku telah diketahui dan saat ini masih dalam pengejaran.
“Pelaku sedang kami buru. Saat melarikan diri, pelaku masih membawa senjata tajam. Secepatnya kami tangkap. Untuk motifnya masih kami dalami dan akan diketahui lebih lanjut setelah pelaku berhasil ditangkap,” kata Kapolres.












