Palace Park Cipanas Resmi Dibuka, Jadi Ruang Kolaborasi UMKM dan Seni Budaya

General Manager Palace Hotel Cipanas Choky Darmawan bersama Kapolres Cianjur AKBP A. Alexander Yurikho Hadi serta tamu undangan lainnya menyiramkan air dalam kendi sebagai simbol dibukanya fasilitas baru berupa Palace Park, Rabu 17 Juni 2026.(Foto: Cianjur Ekspres/Dede Sandi Mulyadi)

CIANJUREKSPRES.ID – Palace Hotel Cipanas menambah fasilitas baru berupa Palace Park yang diproyeksikan menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku UMKM, komunitas seni budaya, hingga berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan potensi daerah.

Fasilitas tersebut diresmikan General Manager Palace Hotel Cipanas Choky Darmawan bersama Kapolres Cianjur AKBP A. Alexander Yurikho Hadi. Peresmian turut dihadiri Waka Polres Cianjur, Kompol Wahyu Mahduran Syahfutra, Dandim 0608/Cianjur yang diwakili oleh Kasdim, Mayor Cba. Ujang Rohmat, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cianjur, Yudha Azwar, Forkopimcam Cipanas, Kepala Desa Cipanas, M Agus Sahputra, serta tamu undangan lainnya.

Choky mengatakan, Palace Park disiapkan sebagai wadah bersama yang dapat dimanfaatkan masyarakat, komunitas, maupun pelaku usaha untuk menggelar berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif bagi daerah.

“Fasilitas ini kami siapkan sebagai ruang kolaborasi bagi komunitas, pelaku UMKM, dan pegiat budaya. Harapannya bisa menjadi wadah untuk memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Cianjur kepada masyarakat maupun wisatawan,” ujar Choky.

Menurut dia, keberadaan Palace Park tidak hanya mendukung sektor pariwisata dan perhotelan, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM serta pelestarian budaya lokal.

Ke depan, berbagai program akan digelar secara berkelanjutan di lokasi tersebut. Mulai dari kegiatan UMKM, pertunjukan seni budaya, pameran karya seni, pameran tanaman hias, hingga beragam agenda kreatif yang melibatkan masyarakat.

“Kami berharap fasilitas ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus membuka ruang promosi bagi produk-produk unggulan daerah,” katanya.

Pada peresmian perdana, pengelola menghadirkan sejumlah pertunjukan seni budaya dan memperkenalkan maskot yang akan menjadi ikon Palace Park. Maskot tersebut berbentuk burung yang merepresentasikan kedekatan kawasan Cipanas dengan lingkungan alam di sekitar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Choky menjelaskan, ikon burung dipilih sebagai simbol keterkaitan antara pengembangan sektor pariwisata dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

“Lingkungan alam merupakan salah satu kekayaan utama yang dimiliki Cianjur. Karena itu, pengembangan pariwisata harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian,” ujarnya.

Dengan hadirnya Palace Park, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara pelaku usaha, komunitas, pemerintah, dan masyarakat dalam mempromosikan produk lokal, melestarikan budaya daerah, serta mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Cianjur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *