CIANJUREKSPRES.ID- Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, sejumlah daerah mulai menyiapkan penyesuaian kegiatan belajar mengajar, termasuk pemberian libur sekolah di awal puasa. Libur ini bertujuan memberi waktu bagi peserta didik untuk beradaptasi dengan perubahan aktivitas harian selama menjalankan ibadah puasa.
Berdasarkan estimasi awal Ramadan 1447 H, libur sekolah awal puasa 2026 diperkirakan berlangsung pada 17 hingga 19 Februari 2026. Durasi libur berbeda-beda di setiap daerah, bergantung pada kebijakan Dinas Pendidikan provinsi maupun kabupaten/kota.
Berikut estimasi jadwal libur sekolah awal Ramadan 2026 di beberapa provinsi:
-
DKI Jakarta, libur diperkirakan berlangsung pada 17–19 Februari 2026 dengan durasi 3 hari, dalam rangka libur awal Ramadan.
-
Jawa Barat, libur diprediksi pada 17–18 Februari 2026 selama 2 hari, sesuai kebijakan Dinas Pendidikan Jawa Barat.
-
Jawa Tengah, libur diperkirakan jatuh pada 17 Februari 2026 dengan durasi 1 hari, bersifat fakultatif daerah.
-
Jawa Timur, libur awal puasa diperkirakan berlangsung 17–19 Februari 2026 selama 3 hari, bertepatan dengan permulaan ibadah puasa.
Penetapan jadwal tersebut masih bersifat estimasi dan mengacu pada prediksi posisi hilal awal Ramadan. Keputusan resmi mengenai awal Ramadan 1447 Hijriah akan ditentukan melalui sidang isbat Kementerian Agama yang biasanya digelar sehari sebelum awal puasa.
Perlu diketahui, setiap daerah memiliki kewenangan untuk menyesuaikan jadwal libur sekolah sesuai kondisi dan kearifan lokal. Bahkan, sejumlah sekolah swasta kerap memberikan waktu libur tambahan agar siswa dapat beradaptasi dengan ritme puasa serta mempersiapkan kegiatan pembelajaran selama Ramadan.
Masyarakat, khususnya orang tua dan siswa, diimbau untuk terus memantau pengumuman resmi dari sekolah maupun Dinas Pendidikan setempat guna memperoleh kepastian jadwal libur dan penyesuaian kegiatan belajar mengajar selama Bulan Puasa 2026.












