CIANJUREKSPRES.ID– Nilai tukar rupiah terhadap sejumlah mata uang asing pada akhir pekan ini masih menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Berdasarkan pembaruan kurs perbankan per 26 Juni 2026, Dolar Amerika Serikat (USD) berada di level Rp18.031,71 untuk kurs jual dan Rp17.852,29 untuk kurs beli.
Selain dolar AS, mata uang utama dunia seperti Euro dan Poundsterling Inggris juga tercatat berada di level yang cukup tinggi terhadap rupiah. Euro diperdagangkan pada kisaran Rp20.484,02, sedangkan Poundsterling mencapai Rp23.776,61 per unit.
Di kawasan Asia, Dolar Singapura (SGD) berada di level Rp13.909,06, sementara Ringgit Malaysia (MYR) diperdagangkan pada kisaran Rp4.380,88 per ringgit.
Kurs Rupiah Terhadap Mata Uang Asing Hari Ini
Berikut daftar kurs jual dan kurs beli beberapa mata uang asing terhadap rupiah:
- USD (Dolar AS): Rp18.031,71 / Rp17.852,29
- EUR (Euro): Rp20.484,02 / Rp20.278,42
- GBP (Poundsterling Inggris): Rp23.776,61 / Rp23.534,67
- SGD (Dolar Singapura): Rp13.909,06 / Rp13.769,60
- AUD (Dolar Australia): Rp12.443,68 / Rp12.316,29
- JPY (Yen Jepang) per 100 yen: Rp11.143,76 / Rp11.032,19
- CNY (Yuan Tiongkok): Rp2.651,64 / Rp2.624,91
- HKD (Dolar Hong Kong): Rp2.300,08 / Rp2.276,96
- MYR (Ringgit Malaysia): Rp4.380,88 / Rp4.333,08
- SAR (Riyal Arab Saudi): Rp4.803,20 / Rp4.755,16
- AED (Dirham Uni Emirat Arab): Rp4.909,79 / Rp4.860,68
- KRW (Won Korea Selatan): Rp11,71 / Rp11,59
- THB (Baht Thailand): Rp541,01 / Rp535,14
Dolar AS Masih Jadi Acuan Utama
Dolar AS masih menjadi mata uang yang paling banyak diperhatikan oleh pelaku usaha, investor, dan masyarakat karena pengaruhnya terhadap perdagangan internasional, harga komoditas, hingga biaya impor barang.
Sementara itu, penguatan atau pelemahan rupiah terhadap mata uang asing juga dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kebijakan suku bunga global, kondisi ekonomi dunia, harga komoditas, serta sentimen pasar keuangan internasional.
Masyarakat yang berencana melakukan transaksi valuta asing, perjalanan luar negeri, maupun investasi disarankan untuk terus memantau perkembangan kurs karena nilainya dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar.












