CIANJUREKSPRES.ID – HAR (12) remaja asal Kampung Buluh, RT 001/RW 001, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur yang hanyut terbawa arus Sungai Cikundul ditemukan sudah tak bernyawa.
Jenazah korban ditemukan berjarak sekitar 13 kilometer dari titik pertama kali dilaporkan hilang pada Senin 1 Desember 2025 lalu.
Kanit SAR Karawang, Sigit Haryanto mengatakan, korban pertama kali ditemukan mengambang di Waduk Cirata oleh nelayan sekitar pukul 06.30 WIB, Kamis 4 Desember 2025.
“Nelayan itu pun langsung melaporkannya ke desa setempat, lalu pihak desa memberitahu Tim SAR gabungan dan dilakukan evakuasi korban dalam kondisi meninggal dunia,” katanya, Kamis 4 Desember 2025.
Menurutnya, jasad korban ditemukan berada dititik koordinat S 6°43’11.748″E 107°14’56.9976″ atau sejauh 13 kilometer dari titik awal dilaporkan hilang karena terbawa arus Sungai Cikundul.
“Setelah dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka ambulans milik pemerintah desa setempat,” katanya.
Dia mengatakan setelah ditemukannya korban, operasi SAR gabungan yang terdiri dari beberapa pihak terkait tersebut dinyatakan selesai, dan setiap unsur terlibat kembali ke kesatuannya.
“Dalam operasi SAR gabungan tersebut setidaknya melibatkan sebanyak 60 personil dari SAR, TNI-Polri, BPBD, Damkar, PMI Cianjur, dan berbagai relawan serta warga,” katanya.
Sebelumnya, HAR (12) dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Cikudul saat berenang bersama lima temannya. Namun ketika aliran sungai meluap, korban tak bisa menyelamatkan diri, sedangkan lima temanya berhasil selamat usai dibantu warga.










