CIANJUREKSPRES.ID – Koramil 0608-04/Cipanas, Kodim 0608/Cianjur, menggelar kerja bakti membersihkan sejumlah titik di wilayah Cipanas. Kegiatan tersebut dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat sekaligus mencegah potensi banjir akibat penumpukan sampah.
Kerja bakti itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyambut HUT ke-81 TNI. Kegiatan melibatkan Babinsa bersama pemerintah kecamatan, Polsek Pacet, pemerintah desa, organisasi perangkat daerah, Destana, serta masyarakat.
Mereka bergotong royong menyapu lingkungan, mengangkut sampah, hingga membersihkan parit yang tersumbat. Pembersihan menyasar sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, seperti pasar tradisional, bantaran sungai, kawasan ikon daerah, cagar budaya, tempat wisata, hingga fasilitas umum.
Komandan Koramil 0608-04/Cipanas Kapten Kav M. Ma’rufin mengatakan, kerja bakti tersebut merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
“Menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Ma’rufin, Rabu 28 Agustus 2026.
Menurutnya, kegiatan bersih-bersih lingkungan juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Karena itu, Koramil 0608-04/Cipanas berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada momentum peringatan hari besar, tetapi dapat mendorong masyarakat untuk rutin menjaga kebersihan ruang publik,” tuturnya.
Ma’rufin menambahkan, kebersihan pasar, sungai, kawasan wisata, cagar budaya, dan fasilitas umum merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus dibangun secara konsisten, bukan hanya ketika ada kegiatan tertentu.
Sementara itu, Camat Cipanas Dindin Amaludin mengatakan, kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kebersihan lingkungan membutuhkan kerja sama pemerintah, aparat kewilayahan, pemerintah desa, dan masyarakat,” ujarnya.












