Konvoi Motor Tak Pakai Helm dan Bahayakan Pengguna Jalan, Polisi Amankan Enam Orang dan Sita Golok

Kepolisian Resor (Polres) Cianjur mengamankan sejumlah pemotor yang sedang melakukan konvoi, Minggu 5 Juli 2026. Polisi juga menyita sejumlah senjata tajam, termasuk golok.
Kepolisian Resor (Polres) Cianjur mengamankan sejumlah pemotor yang sedang melakukan konvoi, Minggu 5 Juli 2026. Polisi juga menyita sejumlah senjata tajam, termasuk golok.(istimewa)

CIANJUREKSPRES.ID – Kepolisian Resor (Polres) Cianjur mengamankan sejumlah pemotor yang sedang melakukan konvoi, Minggu 5 Juli 2026. Polisi juga menyita sejumlah senjata tajam, termasuk golok.

Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, mengatakan, penindakan berawal ketika petugas patroli menemukan iring-iringan sepeda motor yang melintas secara berkelompok di jalan raya.

Menurutnya, rombongan tersebut berkendara secara ugal-ugalan, tidak menggunakan helm, serta sebagian kendaraan memakai knalpot bising.

“Saat patroli, anggota menemukan sekelompok pengendara yang melakukan konvoi. Cara berkendaranya membahayakan pengguna jalan lain sehingga petugas langsung berupaya menghentikan mereka,” katanya, Minggu 5 Juli 2026.

Dia menuturkan, mengetahui akan diperiksa, para pengendara berusaha melarikan diri. Namun, petugas berhasil mengamankan enam orang yang diduga merupakan anggota salah satu geng motor.

“Saat dihentikan mereka berusaha kabur. Tetapi enam orang berhasil kami amankan. Mereka diduga anggota geng motor karena mengenakan atribut atau jaket yang sama,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan dua orang membawa senjata yang disembunyikan di bagasi sepeda motor maupun di balik jaket.

“Dua orang kedapatan membawa senjata, salah satunya berupa senjata tajam jenis golok,” katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, rombongan tersebut mengaku hendak menghadiri kegiatan peringatan hari ulang tahun komunitas mereka. Sementara alasan membawa senjata tajam disebut untuk berjaga-jaga atau membela diri.

“Mereka mengaku membawa senjata untuk membela diri. Namun keterangan tersebut masih kami dalami. Dua orang yang membawa senjata tajam masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Cianjur,” katanya.

Selain itu, polisi juga menyita belasan sepeda motor yang diduga tidak dilengkapi dokumen kendaraan serta menggunakan knalpot brong.

“Ada belasan kendaraan yang kami amankan karena diduga tidak memiliki kelengkapan surat-surat dan menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis,” katanya.

Alexander menegaskan patroli dan penindakan terhadap aksi konvoi maupun aktivitas geng motor akan terus dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Langkah ini kami lakukan sebagai upaya menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman serta mencegah potensi gangguan yang dapat meresahkan masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *