Kontingen Porprov Tetap Berangkat, KONI Cianjur Prioritaskan Cabor Unggulan

Kantor KONI Cianjur di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur. (Foto : Cianjur Ekspres/Fauzi Noviandi)

CIANJUREKSPRES.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cianjur memastikan kontingen atlet tetap akan diberangkatkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat, meski kondisi fiskal daerah saat ini mengalami keterbatasan.

Ketua KONI Kabupaten Cianjur, Beny Rustandi mengatakan, pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Cianjur tetap berkomitmen mengikutsertakan atlet berdasarkan hasil babak kualifikasi Porprov serta review yang dilakukan tim Pokja Porprov KONI Cianjur.

“Di tengah keterbatasan fiskal yang dialami setiap daerah kabupaten/kota di Jawa Barat, KONI Kabupaten Cianjur beserta pemerintah daerah tetap akan memberangkatkan kontingen berdasarkan hasil babak kualifikasi Porprov dan hasil review tim Pokja Porprov,” ujarnya, Selasa 8 September 2026.

Menurutnya, keterbatasan anggaran membuat KONI harus menyusun strategi agar dana yang tersedia dapat digunakan secara efektif. Salah satunya dengan melakukan review ulang terhadap seluruh cabang olahraga (cabor) yang akan diberangkatkan. Dalam pelaksanaannya, KONI Cianjur akan memprioritaskan cabor yang dinilai memiliki peluang besar meraih medali emas.

“Kita akan fokus pada cabor-cabor unggulan yang berpotensi mendapatkan medali emas. Anggaran yang tersedia harus tepat sasaran dan efektif,” kata Beny.

Dia menjelaskan, keterbatasan fiskal tidak hanya terjadi di Cianjur, namun juga dialami oleh sejumlah kabupaten/kota di Jawa Barat. Karena itu, pihaknya tidak ingin kondisi tersebut menurunkan target prestasi yang telah ditetapkan. KONI Cianjur tetap menargetkan kontingen mampu menembus 20 besar, bahkan berupaya masuk 15 besar klasemen Porprov.

“Target kita tetap seperti awal, ke-20 bahkan sampai 15 besar. Kondisi fiskal yang menurun ini bukan hanya dialami Kabupaten Cianjur, tetapi juga semua kabupaten/kota di Jawa Barat, hanya berbeda angkanya,” jelasnya.

Di sisi lain, Beny menuturkan semangat para atlet sejauh ini masih terjaga. KONI terus melakukan monitoring terhadap atlet yang tengah menjalani latihan untuk memastikan persiapan menghadapi Porprov tetap berjalan.

“Para atlet tetap bersemangat di tengah kondisi seperti ini. Kita terus memonitor dan meyakinkan bahwa kontingen dan atlet akan tetap kita berangkatkan,” ujarnya.

Selain mengandalkan anggaran pemerintah daerah, KONI Cianjur juga mulai menyiapkan alternatif sumber pendanaan. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat agar pemerintah daerah dan KONI mencari dukungan pembiayaan dari sumber lain, termasuk sponsor dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Jadi ada surat Edaran, agar kita juga mencari sumber dari luar,” ucapnya.

Beny mengatakan, rencana tersebut telah dibahas bersama Bupati Cianjur. Salah satu skema yang dipertimbangkan yakni menggelar malam inaugurasi atau gala dinner dengan mengundang para pengusaha dan perusahaan swasta.

“Kita akan mencari sumber anggaran lainnya dari sponsor ataupun CSR. Kita, pemerintah daerah bersama KONI mengundang para pengusaha atau perusahaan swasta untuk membantu atau menjadi bapak asuh salah satu cabor,” katanya.

Dengan strategi tersebut, KONI Cianjur berharap keterbatasan anggaran tidak menjadi penghambat bagi atlet untuk tetap tampil dan berjuang membawa nama Kabupaten Cianjur di ajang Porprov Jawa Barat.

“Karena kan kondisi ini terjadi tidak hanya di Cianjur, meski Pemda mendukung penuh akan tetapi kondisi fiskal sekarang sangat minim,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *