Harga Sayur Hari Ini 2 Februari 2026, Stabil di Tengah Penguatan Ketahanan Pangan

Harga Sayur Hari Ini 2 Februari 2026, Stabil di Tengah Penguatan Ketahanan Pangan

CIANJUREKSPRES.ID- Harga sejumlah komoditas sayuran di pasar pada Senin, 2 Februari 2026, terpantau relatif stabil dengan beberapa jenis menunjukkan fluktuasi ringan. Kondisi ini dinilai positif di tengah upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan nasional serta mendukung keberlanjutan berbagai program strategis, termasuk pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.

Stabilitas harga sayuran menjadi faktor penting karena berpengaruh langsung terhadap daya beli masyarakat, khususnya rumah tangga dan pelaku usaha kuliner. Selain itu, ketersediaan sayuran dengan harga terjangkau juga mendukung pelaksanaan berbagai program pangan dan gizi, termasuk upaya peningkatan konsumsi pangan bergizi seimbang.

Sejumlah pedagang menyebutkan bahwa pasokan sayuran dari daerah sentra produksi masih berjalan lancar. Faktor cuaca yang relatif terkendali serta distribusi yang stabil menjadi salah satu penopang harga sayur tetap terjaga di pasaran. Meski demikian, pelaku pasar tetap mewaspadai potensi perubahan harga akibat dinamika cuaca dan biaya distribusi.

Daftar Harga Sayur Hari Ini

(Harga rata-rata, dapat berbeda di setiap daerah dan pasar)

  • Bawang Merah: Rp 37.000 – Rp 40.000 per kg

  • Bawang Putih: Rp 36.000 – Rp 39.000 per kg

  • Cabai Merah Besar: Rp 38.000 – Rp 42.000 per kg

  • Cabai Rawit Merah: Rp 55.000 – Rp 65.000 per kg

  • Tomat Merah: Rp 9.000 – Rp 12.000 per kg

  • Kentang: Rp 15.000 – Rp 18.000 per kg

  • Wortel: Rp 8.000 – Rp 10.000 per kg

  • Kol/Kubis: Rp 6.000 – Rp 8.000 per kg

  • Kangkung: Rp 4.000 – Rp 6.000 per ikat

  • Bayam: Rp 4.000 – Rp 6.000 per ikat

Pemerintah terus mendorong sinergi lintas sektor dalam menjaga pasokan dan stabilitas harga pangan, termasuk sayuran. Langkah ini sejalan dengan penguatan ketahanan pangan nasional serta dukungan terhadap program-program prioritas yang berkaitan dengan peningkatan kualitas gizi masyarakat.

Masyarakat diimbau untuk tetap bijak berbelanja dan memanfaatkan pangan lokal yang tersedia melimpah. Dengan distribusi yang terjaga dan produksi yang berkelanjutan, harga sayuran diharapkan tetap stabil dalam beberapa waktu ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *