Kemenag Gandeng Komdigi dan Canva Perkuat Literasi Digital Pendidikan Keagamaan

Kemenag Gandeng Komdigi dan Canva Perkuat Literasi Digital Pendidikan Keagamaan
Kemenag Gandeng Komdigi dan Canva Perkuat Literasi Digital Pendidikan Keagamaan

CIANJUREKSPRES.ID- Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama membuka peluang kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Canva guna memperkuat literasi digital di lingkungan pendidikan keagamaan. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung implementasi Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas), sekaligus meningkatkan kemampuan digital guru dan peserta didik.

Rencana sinergi tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta. Pertemuan itu membahas sejumlah agenda penting, di antaranya penguatan literasi digital, perlindungan anak di ruang digital, serta pemanfaatan platform pembelajaran berbasis teknologi.

Kepala BMBPSDM Kementerian Agama, Muhammad Ali Ramdhani, menyatakan pihaknya menyambut positif peluang kolaborasi bersama Komdigi dan Canva. Menurutnya, sinergi antarlembaga perlu diwujudkan melalui langkah-langkah operasional yang jelas agar dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Agama.

“Secara prinsip frekuensinya sudah ketemu, tinggal ditindaklanjuti pada ruang-ruang yang operasional. Namun, kerja sama dengan pihak di luar pemerintah tentu harus memiliki payung hukum agar pelaksanaannya berjalan baik dan memberikan kepastian bagi semua pihak,” ujarnya di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Ali Ramdhani menambahkan, BMBPSDM akan menunjuk pejabat penghubung atau person in charge (PIC) yang bertugas berkoordinasi dengan Komdigi dalam menyiapkan tindak lanjut kerja sama. Sementara pembahasan teknis dengan Canva akan dilakukan melalui koordinasi antarlembaga setelah mekanisme dan landasan hukum yang diperlukan selesai disiapkan.

Di sisi lain, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Komdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto, menegaskan pentingnya implementasi PP Tunas di lingkungan pendidikan. Ia menilai pemanfaatan teknologi digital harus dibarengi dengan upaya melindungi anak dari berbagai potensi risiko di dunia maya.

“Teknologi digital memberikan manfaat yang luar biasa. Namun, ada titik-titik yang harus kita jaga agar anak-anak tidak terjerumus pada dampak negatif. Karena itu, pelindungan anak di ruang digital menjadi amanat yang harus kita jalankan bersama,” katanya.

Bonifasius juga menjelaskan bahwa Komdigi terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan literasi digital dan memperkuat talenta digital nasional. Melalui kerja sama dengan Kementerian Agama, akses guru dan peserta didik terhadap berbagai program pengembangan kompetensi digital diharapkan semakin luas.

Sementara itu, Head of Canva Asia Tenggara, Willix Halim, memaparkan pemanfaatan Canva Education di sektor pendidikan Indonesia. Menurutnya, platform tersebut telah digunakan oleh jutaan guru dan pelajar, serta menyediakan beragam fitur yang mendukung proses pembelajaran, mulai dari penyusunan bahan ajar, pembuatan media pembelajaran, hingga pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi antara BMBPSDM Kementerian Agama, Komdigi, dan Canva guna memperkuat ekosistem literasi digital di lingkungan pendidikan keagamaan. Pembahasan teknis mengenai implementasi program akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *