Kebun Raya Cibodas Revitalisasi Taman Lumut Terbesar di Indonesia

kebun raya cibodas
Memasuki usia 174 tahun, Kebun Raya Cibodas (KRC) terus berkontribusi dalam konservasi alam dan keanekaragaman hayati, salah satunya dengan merevitalisasi Taman Lumut.(Cianjur Ekspres/Fauzi Noviandi)

CIANJUREKSPRES.ID – Memasuki usia 174 tahun, Kebun Raya Cibodas (KRC) terus berkontribusi dalam konservasi alam dan keanekaragaman hayati, salah satunya dengan merevitalisasi Taman Lumut.

Revitalisasi Taman Lumut ini hadir sebagai penguatan fasilitas edukasi. Taman ini pertama kali dibangun pada tahun 2006 dan kembali direvitalisasi pada September 2025, dengan fokus pembenahan pada beberapa area taman.

Managing Director PT Mitra Natura Raya, Marga Anggrianto mengatakan tanaman lumut di KRC ini merupakan taman lumut terbesar di Indonesia dengan cakupan luas Taman 1.500 meter persegi, dan mewakili tiga kelas lumut terdiri dari lumut hati (Hepaticopsida), lumut tanduk (Anthocerotopsida), dan lumut daun (Bryopsida).

“Sebanyak 35 jenis diantaranya sudah teridentifikasi secara ilmiah hasil kerja sama antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan PT Mitra Natura Raya (MNR) selaku mitra strategis BRIN dalam mengelola KRC,” katanya, Senin 13 April 2026.

Menurutnya, taman tersebut, telah dilakukan penanaman dan penataan secara khusus pada area planter dan kolam sesuai habitat aslinya. Keberadaan taman ini tidak hanya berfungsi sebagai bagian dari konservasi.

“Tapi sebagai media edukasi yang memperkenalkan tentang teori evolusi tumbuhan dari tumbuhan non-vascular atau tak berpembuluh ke tumbuhan vascular (berpembuluh) kepada masyarakat luas. Beberapa spesies yang ada di Taman Lumut merupakan jenis lumut asli area Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP) dari hasil eksplorasi BRIN sebagai wujud konservasi lumut,” katanya.

Dia mengatakab revitalisasi Taman Lumut ini merupakan jawaban untuk menunjang kegiatan pembelajaran yang berbasis alam.

“Melalui revitalisasi ini, KRC menegaskan komitmennya dalam pengembangan fasilitas edukasi yang interaktif, ilmiah, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat perannya sebagai pusat konservasi tumbuhan di Indonesia,” katanya.

Dia menambahkan Jumlah koleksi tanaman Castanopsis tungurrut di Kebun Raya Cibodas sampai saat ini terdapat 15 specimen. Beragam aktivitas menarik KRC merupakan kawasan konservasi tumbuhan yang berperan penting dalam pelestarian keanekaragaman hayati, penelitian dan edukasi lingkungan sejak didirikan pada tahun 1852.

“Hingga kini, KRC terus berkomitmen menghadapi tantangan lingkungan global seperti perubahan iklim dan degradasi ekosistem,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *