CIANJUREKSPRES.ID – Jumlah penumpang kereta api di Stasiun Cianjur mengalami peningkatan selama masa libur panjang. PT Kereta Api Indonesia Daops 2 Bandung mencatat rata-rata harian keberangkatan dan kedatangan penumpang naik sekitar 21 persen dibandingkan hari biasa.
PYMT Manager Humas Daop 2 Bandung, Supriyanto, mengatakan, peningkatan jumlah penumpang terjadi sepanjang periode libur Iduladha pada 26 Mei hingga 1 Juni 2026.
“Selama masa libur Iduladha, rata-rata harian keberangkatan dan kedatangan penumpang di Stasiun Cianjur mengalami kenaikan sekitar 21 persen dibandingkan hari biasa,” kata Supriyanto, Kamis 4 Juni 2026.
Menurutnya, pada hari biasa, jumlah keberangkatan penumpang tertinggi tercatat pada 14 Mei 2026 dengan 1.915 penumpang, sedangkan jumlah kedatangan tertinggi mencapai 2.164 penumpang pada tanggal yang sama.
Sementara itu, jumlah keberangkatan penumpang terendah pada hari biasa tercatat pada 12 Mei 2026 sebanyak 651 penumpang. Adapun kedatangan penumpang terendah terjadi pada 19 Mei 2026 dengan 719 penumpang.
“Pada hari biasa, angka keberangkatan dan kedatangan masih berada di bawah periode libur panjang. Namun saat Iduladha, hampir setiap hari jumlah penumpang mencapai ribuan orang,” papar Supriyanto.
Dia menjelaskan, puncak keberangkatan penumpang selama masa libur Iduladha terjadi pada 31 Mei 2026 dengan total 1.989 penumpang. Pada tanggal yang sama, jumlah kedatangan penumpang juga menjadi yang tertinggi, yakni mencapai 2.068 orang.
Sedangkan jumlah keberangkatan terendah selama periode libur tercatat pada 27 Mei 2026 sebanyak 677 penumpang. Untuk kedatangan terendah terjadi pada hari yang sama dengan total 833 penumpang.
“Total jumlah penumpang keberangkatan di periode libur panjang Iduladha 2026 itu di 9483. Sedangkan jumlah penumpang kepulangan itu di 9953,” kata Supriyanto.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihaknya melakukan penambahan personel, khususnya pada sektor pengamanan dan kebersihan.
“Ada penambahan personel, terutama untuk pengamanan seperti PKD serta petugas kebersihan guna mendukung kelancaran pelayanan selama masa libur panjang,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga mengoptimalkan fasilitas yang telah tersedia di stasiun guna memberikan kenyamanan kepada para pengguna jasa kereta api.
Supriyanto mengakui pada beberapa hari tertentu, terutama saat akhir pekan, sempat terjadi antrean panjang penumpang di area stasiun. Namun kondisi tersebut dapat diatasi dengan pengaturan pelayanan yang lebih awal.
“Pada hari-hari tertentu, khususnya saat weekend, memang terjadi antrean yang cukup panjang. Namun kami mengantisipasinya dengan membuka proses boarding lebih awal sehingga tidak terjadi penumpukan penumpang di ruang tunggu,” katanya.
Dia memastikan seluruh layanan di Stasiun Cianjur selama masa libur Iduladha berjalan lancar dan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, serta kenyamanan penumpang.
“Secara umum pelayanan berjalan baik dan seluruh petugas berupaya memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api,” pungkasnya.












