CIANJUREKSPRES.ID – Jumlah murid SDN Wargasari, Desa Wargasari, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur yang mengalami gejala diduga keracunan bertambah lima orang. Sehingga jumlah korban tercatat jadi 17 orang.
“Iya benar, namun jumlah pastinya belum bisa dipastikan, karena saat ini masih ada beberapa yang minta diantar ke puskesmas,” kata Kapolsek Kadupandak, AKP Deden Hermansyah saat dihubungi, Selasa 27 Januari 2026.
Hingga saat ini lanjut dia, telah ada empat murid yang sudah dibawa ke Puskesmas terdekat, dan satu lainya masih dalam perjalanan, serta lima lainnya masih menunggu kendaraan.
“Beberapa korban adanya diantar dengan menggunakan motor, dan mobil Polsek Kadupandak dan masyarakat, karena di desa gak ada ambulan sama sekali,” katanya.
Selain itu Deden mengatakan sementara ini jumlah korban yang di rawat di RSUD Pagelaran ada tiga orang, sedangkan sisanya masih ditangani Puskesmas.
“Jadi jumlah korban yang tercatat dibawa ke Puskesmas dan rumah sakit ada 17 orang. Untuk jumlah korban lainnya kita tunggu dulu dari petugas medis,” katanya.
Sebelumnya, belasan murid SDN Wargasari, Desa Wargasari, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur diduga keracunan setelah mengalami gejala mual, muntah dan pusing.
Hingga saat ini belasan siswa tersebut masih menjalani perawatan dan penangana medis di Puskesmas serta rumah sakit.
Kapolsek Kadupandak AKP Deden Hermansyah membenarkan belasan murid SDN Wargasari tersebut mulai mengalami gejala keracunan Senin 26 Januari 2026 sore.
“Rata-rata 12 murid mengalami gejala muntal, pusing hingga mutah. Saat ini dari 12 murid itu 10 dirawat Puskesmas Kadupandak, dan dua lainya di RSUD Pagelaran,” katanya
Iya benar ada penambahan, tadi ada orang sudah dibawa ke Puskesmas, dan sekarang satu sedang dalam perjalanan. Lalu lima lainnya segera menyusul,” katanya.












