CIANJUREKSPRES.ID- Provinsi Banten dikenal sebagai salah satu pusat penyebaran Islam di Nusantara yang memiliki banyak situs bersejarah dan destinasi wisata religi. Tidak heran jika wilayah ini menjadi tujuan favorit para peziarah dari berbagai daerah, terutama menjelang bulan Ramadan, libur sekolah, maupun hari-hari besar keagamaan.
Selain menjadi sarana untuk berdoa dan mengenang jasa para ulama, wisata ziarah juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mempelajari sejarah perkembangan Islam di Indonesia. Beragam makam ulama, masjid bersejarah, hingga situs peninggalan dakwah Islam dapat ditemukan di berbagai wilayah Banten.
Berikut tujuh destinasi wisata ziarah di Banten yang layak masuk dalam daftar perjalanan religi Anda.
1. Kompleks Pemakaman Kesultanan Banten
Kompleks Pemakaman Kesultanan Banten yang berada di kawasan Banten Lama, Kota Serang, menjadi tujuan utama wisata religi di Banten. Di lokasi ini dimakamkan para sultan dan tokoh penting Kesultanan Banten, termasuk Sultan Maulana Hasanuddin yang dikenal sebagai pendiri Kesultanan Banten.
Suasana religius sangat terasa di kawasan ini, terutama saat akhir pekan dan menjelang bulan suci Ramadan. Selain berziarah, pengunjung juga dapat menyaksikan berbagai peninggalan sejarah Kesultanan Banten yang masih terawat dengan baik.
2. Makam Syekh Muhammad Soleh Gunung Santri
Destinasi berikutnya adalah Makam Syekh Muhammad Soleh atau yang lebih dikenal dengan nama Syekh Soleh Gunung Santri. Ulama besar ini memiliki peran penting dalam penyebaran ajaran Islam di wilayah Banten.
Makamnya berada di kawasan Gunung Santri, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang. Meski terletak di area perbukitan, akses menuju lokasi cukup mudah dan sering dikunjungi rombongan peziarah dari berbagai daerah.
3. Makam Syekh Abdul Jabar
Makam Syekh Abdul Jabar yang berada di Kabupaten Pandeglang juga menjadi salah satu tujuan wisata religi yang cukup populer. Beliau dikenal sebagai ulama kharismatik yang memiliki pengaruh besar dalam penyebaran Islam di Banten dan beberapa wilayah Jawa Barat.
Menurut berbagai riwayat, Syekh Abdul Jabar masih memiliki garis keturunan dari Sunan Kalijaga. Selain berdakwah di Banten, beliau juga menyebarkan ajaran Islam hingga ke Garut dan Sumedang.
4. Makam Abuya Bustomi
Nama Abuya Bustomi sangat dihormati oleh masyarakat Banten, khususnya kalangan santri. Makam beliau yang berada di Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, menjadi salah satu lokasi ziarah favorit yang ramai dikunjungi sepanjang tahun.
Banyak jamaah dan santri datang untuk mendoakan serta mengenang jasa-jasa beliau dalam bidang pendidikan dan dakwah Islam.
5. Makam Syekh Asnawi Caringin
Syekh Asnawi Caringin dikenal sebagai ulama sekaligus pejuang yang berperan dalam penyebaran Islam dan perjuangan melawan penjajah. Makamnya yang berada di kawasan Labuan, Pandeglang, selalu ramai dikunjungi peziarah.
Salah satu kisah yang sering diceritakan masyarakat adalah tetap kokohnya bangunan makam saat terjadi tsunami Selat Sunda pada tahun 2018. Meski kawasan sekitarnya mengalami kerusakan cukup parah, kompleks makam ini tetap berdiri dengan baik sehingga menjadi bagian dari cerita yang dikenal luas oleh masyarakat setempat.
6. Masjid Agung Tanara
Masjid Agung Tanara merupakan salah satu masjid bersejarah di Banten yang memiliki keterkaitan erat dengan Syekh Nawawi Al-Bantani, ulama besar Indonesia yang dikenal hingga mancanegara.
Masjid ini menjadi tujuan wisata religi karena memiliki nilai sejarah yang tinggi sekaligus menawarkan suasana ibadah yang tenang dan nyaman. Pengunjung dapat beribadah sambil mengenal lebih dekat perjalanan hidup Syekh Nawawi Al-Bantani yang menjadi kebanggaan masyarakat Banten.
7. Batu Quran
Batu Quran merupakan situs religi yang terletak di kawasan Cikoromoy, Kabupaten Pandeglang. Tempat ini memiliki kisah yang erat kaitannya dengan dakwah Syekh Mansur di tanah Banten.
Menurut cerita masyarakat setempat, lokasi tersebut merupakan tempat persinggahan Syekh Mansur sepulang menunaikan ibadah haji. Di kawasan ini terdapat sumber mata air yang diyakini memiliki nilai sejarah dan spiritual sehingga banyak dikunjungi peziarah yang ingin berdoa dan mengenang perjuangan para ulama terdahulu.
Wisata Religi yang Sarat Nilai Sejarah
Wisata ziarah di Banten tidak hanya menawarkan pengalaman spiritual, tetapi juga menjadi sarana edukasi sejarah bagi generasi muda. Berbagai situs yang tersebar di wilayah Serang dan Pandeglang menyimpan jejak perjuangan para ulama dalam menyebarkan Islam di Nusantara.
Bagi masyarakat yang ingin mengisi waktu liburan dengan kegiatan yang bermanfaat, mengunjungi destinasi wisata religi di Banten bisa menjadi pilihan tepat. Selain mempererat hubungan spiritual, perjalanan ini juga dapat menambah wawasan tentang sejarah dan budaya Islam yang berkembang di Indonesia.












