CIANJUREKSPRES.ID- Harga emas hari ini, Jumat 5 Juni 2026, mengalami penyesuaian tipis pada sejumlah pecahan. Emas Antam masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk investasi jangka panjang, sementara emas Pegadaian menawarkan alternatif dengan harga yang kompetitif.
Berdasarkan data terbaru, harga emas Antam untuk pecahan 1 gram berada di level Rp2.920.000, sedangkan emas Pegadaian dijual sebesar Rp2.739.000 per gram.
Pergerakan harga emas terus menjadi perhatian investor di tengah ketidakpastian ekonomi global, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta perkembangan pasar keuangan internasional.
Harga Emas Antam Hari Ini 5 Juni 2026
Harga emas Antam pada Jumat, 5 Juni 2026 tercatat sebagai berikut:
- 0,5 gram: Rp1.505.000
- 1 gram: Rp2.920.000
- 2 gram: Rp5.480.000
- 5 gram: Rp14.598.000
- 10 gram: Rp28.200.000
- 25 gram: Rp67.862.000
- 50 gram: Rp135.645.000
- 100 gram: Rp271.212.000
- 250 gram: Rp677.765.000
- 500 gram: Rp1.355.320.000
- 1.000 gram: Rp2.710.600.000
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 5 Juni 2026
Sementara itu, harga emas Pegadaian pada berbagai pecahan tercatat sebagai berikut:
- 0,5 gram: Rp1.437.000
- 1 gram: Rp2.739.000
- 2 gram: Rp5.412.000
- 5 gram: Rp13.432.000
- 10 gram: Rp26.792.000
- 25 gram: Rp66.618.000
- 50 gram: Rp133.132.000
- 100 gram: Rp266.133.000
- 250 gram: Rp663.695.000
- 500 gram: Rp1.327.390.000
- 1.000 gram: Rp2.654.779.000
Emas Masih Jadi Instrumen Investasi Favorit
Di tengah gejolak ekonomi global dan pergerakan kurs dolar AS yang masih tinggi, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak diminati masyarakat. Logam mulia dinilai mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang serta menjadi pelindung terhadap inflasi.
Analis pasar menilai harga emas masih berpotensi bergerak fluktuatif mengikuti perkembangan kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed), kondisi geopolitik dunia, serta pergerakan nilai tukar rupiah.
Bagi masyarakat yang berencana membeli emas, disarankan untuk terus memantau perkembangan harga harian guna mendapatkan momentum investasi yang lebih optimal.












