CIANJUREKSPRES.ID– Harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU pada 28 Juni 2026 masih mengacu pada penyesuaian yang diberlakukan sejak pertengahan Juni. Kenaikan paling mencolok terjadi pada BBM nonsubsidi, terutama produk Pertamax Series dan BBM milik BP-AKR.
PT Pertamina (Persero) sebelumnya telah melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi sejak 10 Juni 2026. Akibatnya, harga Pertamax dan Pertamax Green 95 mengalami lonjakan cukup signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
Sementara itu, BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan harga dan tetap dijual sesuai ketentuan pemerintah.
Harga BBM Pertamina 28 Juni 2026
Berikut daftar harga BBM Pertamina yang berlaku per 28 Juni 2026:
- Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter
- Biosolar Subsidi (CN 48): Rp6.800 per liter
- Pertamax (RON 92): Rp16.250 per liter
- Pertamax Green 95 (RON 95): Rp17.000 per liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp20.750 per liter
- Dexlite (CN 51): Rp23.000 per liter
- Pertamina Dex (CN 53): Rp24.800 per liter
Harga BBM BP-AKR Terbaru
Selain Pertamina, BP-AKR juga menyesuaikan harga produk BBM mereka pada Juni 2026. Kenaikan terjadi pada BP 92 dan BP Ultimate.
Daftar harga BBM BP-AKR:
- BP 92: Rp16.670 per liter
- BP Ultimate: Rp17.240 per liter
- BP Ultimate Diesel: Rp25.060 per liter
Stok BBM Shell dan Vivo Masih Terbatas
Di sisi lain, beberapa SPBU Shell dan Vivo masih mengalami keterbatasan stok untuk jenis BBM tertentu. Saat ini Shell tercatat hanya menjual Shell V-Power Diesel dengan harga Rp24.490 per liter, turun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai Rp30.890 per liter.
Sementara itu, SPBU Vivo hingga kini belum mengumumkan daftar harga BBM terbaru untuk periode akhir Juni 2026.
Pertalite dan Biosolar Tetap Jadi Pilihan Masyarakat
Meski harga BBM nonsubsidi mengalami kenaikan cukup tinggi, Pertalite dan Biosolar masih menjadi pilihan utama masyarakat karena harganya tetap stabil. Pertalite dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar tetap Rp6.800 per liter.
Kondisi ini membuat selisih harga antara BBM bersubsidi dan nonsubsidi semakin lebar, terutama untuk Pertamax yang kini mencapai Rp16.250 per liter.
Kenaikan harga BBM nonsubsidi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk perkembangan harga minyak dunia dan kebijakan penyesuaian harga energi di tingkat nasional.












