Gempa Pangandaran Terasa hingga Cianjur, BPBD Pastikan Tak Ada Kerusakan

Tangkapan layar-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur pastikan tidak ada kerusakan di wilayah Kabupaten Cianjur, pasca gempa bumi di Kabupaten Pangandaran. (Sumber : BMKG)

CIANJUREKSPRES.ID – Pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 yang mengguncang Kabupaten Pangandaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur memastikan tidak menerima laporan adanya kerusakan di wilayah Kabupaten Cianjur.

Gempa yang terjadi pada Rabu malam, 5 Agustus 2026, tersebut berpusat di koordinat 8,12 Lintang Selatan dan 107,91 Bujur Timur, atau sekitar 79 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran, dengan kedalaman 18 kilometer. Guncangan gempa sempat dirasakan oleh sejumlah warga di Kabupaten Cianjur.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cianjur, Samudra Purna Wira, mengatakan, sejumlah warga di beberapa wilayah terutama di Cianjur selatan sempat merasakan getaran gempa bumi Pangandaran.

“Bahkan, beberapa warga yang berada di dalam rumah pun sempat berupaya menyelamatkan diri, karena guncanganya dirasakan cukup kuat,” katanya, Kamis 6 Agustus 2026.

Meski demikian, lanjut Samudra, pihaknya belum menerima laporan kerusakan rumah dan bangunan akibat gempa bumi Pangandaran berkekuatan 5,3 magnitudo tersebut.

“Hingga saat ini laporan kerusakan belum ada, semoga saja tidak ada. Namun kami meminta kepada masyarakat apabila terjadi kerusakan harap segera melapor ke kami atau pihak terkait lainnya,” ujarnya.

Samudra mengatakan, pihaknya juga telah mengintruksikan Relawan Tangguh Bencana (Retana) di setiap desa untuk melakukan pemantauan di wilayahnya.

“Kami juga meminta masyarakat agar tidak panik ketika terjadi gempa bumi. Namun segera menyelamatkan diri atau keluar ruangan menjauhin bangunan,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *