CIANJUREKSPRESID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur menyebut paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di wilayahnya sudah mulai menurun. Meski demikian, warga diminta tetap menggunakan masker saat menjalani aktivitas di luar rumah.
Kepala DLH Kabupaten Cianjur, Amad Mutawali, mengatakan situasi paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di wilayah Cianjur saat ini berkategori ringan, bahkan sudah menurun dari hari sebelumnya.
“Bila dibandingkan dengan dua hari sebelumnya, paparan abu vulkanik masih ringan dan sudah menurun. Hari ini pun kita sudah menyebarluaskan informasinya kepada masyarakat,” katanya, Rabu 9 September 2026.
Meski demikian, lanjut dia, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan penggunaan masker, dan dianjurkan untuk tidak keluar rumah jika tidak mendesak.
“Tak hanya itu, kita juga mengimbau masyarakat agar ketika membersihkan abu vulkanik menggunakan air, tidak langsung disapukan (dalam kondisi kering). Hal itu karena abu bisa menyebar kembali dan dapat membahayakan saluran pernapasan,” katanya.
Mutawali menambahkan, pihaknya bersama beberapa instansi dan dinas terkait telah menggelar upaya pembersihan abu vulkanik di beberapa titik ruas jalan yang sering dilalui masyarakat.
“Upaya pembersihan dilakukan dengan cara menyiram jalan dan trotoar dengan air bersih agar abu vulkanik tidak beterbangan kembali. Jika diperlukan lagi, kita akan kembali melakukan penyiraman,” pungkasnya.












