Dishub Cianjur Kelola 75 Titik CCTV, Anggaran Terbatas jadi Tantangan dalam Pemeliharaan

Ilustrasi-CCTV. (Foto: Pixabay)

CIANJUREKSPRES.ID- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur saat ini mengelola puluhan kamera pengawas (CCTV) yang tersebar di sejumlah titik, namun keterbatasan anggaran menjadi tantangan dalam pemeliharaan dan pengembangannya.

Kepala Dishub Kabupaten Cianjur, Aris Haryanto, mengatakan, terdapat sebanyak 75 titik CCTV yang telah terpasang di wilayah Cianjur. Selain itu, sistem pemantauan lalu lintas melalui Area Traffic Management System (ATMS) baru tersedia di satu titik, yakni di kawasan Segar Alam, Puncak.

“CCTV ada 75 titik di Cianjur. Untuk ATMS, kita baru punya satu titik di Segar Alam Puncak, itu untuk menghitung jumlah kendaraan yang melintas,” kata Tedy kepada Cianjur Ekspres

Dia menjelaskan, sebagian besar CCTV tersebut terpasang di wilayah perkotaan. Bahkan, sekitar 70 persen dari total perangkat berada di area kota guna mendukung pemantauan lalu lintas dan keamanan.

Meski demikian, pada tahun ini Dishub belum dapat melakukan penambahan jumlah CCTV. Padahal, idealnya penambahan dilakukan setiap tahun, salah satunya untuk mendukung pengawasan aset daerah.

“Untuk penambahan tahun ini belum ada. Harusnya memang tiap tahun ada penambahan, termasuk untuk pengawasan aset,” ujarnya.

Terkait pemeliharaan, Tedy mengungkapkan bahwa anggaran yang tersedia tergolong terbatas. Total anggaran pemeliharaan sekitar Rp400 juta tersebut tidak hanya digunakan untuk CCTV, tetapi juga mencakup penerangan jalan umum (PJU).

“Anggaran pemeliharaan CCTV itu kecil. Totalnya sekitar Rp400 juta, itu sudah termasuk dengan PJU. Kalau tidak diatur dengan baik, bisa habis di tengah tahun,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, Dishub harus melakukan efisiensi dalam perawatan perangkat. Tidak semua kerusakan ditangani dengan penggantian unit baru, melainkan melalui perbaikan atau pemanfaatan komponen yang masih layak.

“Tidak semua harus diganti. Kadang cukup direparasi, atau kita ambil sebagian untuk pengamanan sementara,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *