Diduga Gas Bocor Sebabkan Enam Orang Terluka di Sindangbarang Cianjur, Warga Sempat Dengar Ledakan

Diduga Gas Bocor Sebabkan Enam Orang Terluka di Sindangbarang Cianjur, Warga Sempat Dengar Ledakan
DIRAWAT INTENSIF. Salah seorang korban dari insiden kebocoran gas yang terjadi di Kampung Cipari, RT 03/RW 02, Desa Girimukti, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, pada Jumat, 28 November 2025. (Foto: Dokumentasi Polsek Sindangbarang)

CIANJUREKSPRES.ID – Enam orang mengalami luka bakar serius akibat kebakaran yang diduga akibat gas elpiji 3 kilogram yang bocor di sebuah warung batagor di Kampung Cipari, RT 03/RW 02, Desa Girimukti, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, pada Jumat, 28 November 2025, sekitar pukul 17.15 WIB.

Menurut informasi yang dihimpun Cianjur Ekspres, peristiwa tersebut terjadi di warung milik pasangan suami istri, Wendi (37) dan Sela (31), yang saat kejadian tengah melayani pembeli. Keduanya menjadi korban paling parah dalam insiden itu akibat diduga gas bocor tersebut, dengan luka bakar mencapai 50 persen dan 45 persen.

Korban lainnya yaitu tiga anak, Syaher Umar (10), Alfahrezi Fadillah (11), dan Ajka Utama (9), serta seorang pemuda bernama Rahmat Hidayat (22). Mereka berada di sekitar warung saat api tiba-tiba menyambar.

Saksi mata, Intan Mustika (25), mengatakan kejadian bermula ketika pemilik warung mengganti tabung gas yang diduga bocor.

“Awalnya saya lihat mereka masak pakai dua kompor. Katanya salah satu gasnya bocor terus diganti dengan yang baru. Semuanya terlihat aman,” katanya saat dihubungi Cianjur Ekspres.

Namun, tidak lama setelah tabung baru dipasang, salah satu kompor yang masih menyala tiba-tiba mengeluarkan api besar.

“Jadi tadi tuh katanya si gas yang bocor itu sudah diamankan dulu, tapi karena kompornya dua, dan salah satunya kompor masih menyala tiba-tiba ada ledakan yang melukai si penjaga warung, anak-anak kecil, dan pemuda yang ada di sekitar lokasi,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Sindangbarang, AKP Dadang Rustandi, membenarkan pemicu insiden adalah kebocoran gas elpiji 3 kilogram. Namun, menurutnya tidak ada ledakan dari dua tabung tersebut.

“Api berasal dari kompor yang sedang menyala lalu menyambar gas yang bocor. Tidak ada tabung yang meledak, tapi semburan api cukup besar sehingga mengenai orang-orang di sekitar warung,” katanya.

Lanjutnya, api yang tiba-tiba membesar tersebut menyambar enam orang, empat diantaranya anak-anak, yakni, Syaher Umar Aliando (10) dengan luka bakar 36 persen, Alfahrezi Fadillah (11) dengan luka bakar 15,5 persen, Ajka Utama Ardhani (9) dengan luka bakar 15,5 persen, Rahmat Hidayat (22) dengan luka bakar 15,5 persen, Wendi (37) dengan luka bakar 50 persen, Sela (31), dengan luka bakar 45 persen.

“Korban terbakar di bagian tubuhnya. Semua korban langsung dibawa ke RSUD Sindangbarang untuk mendapatkan pertolongan. Empat orang diantaranya akan dirujuk ke RS Pagelaran,” katanya.

Dia mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan atau mengganti tabung gas.

“Pastikan kondisi tabung, selang, dan regulator aman. Kebocoran kecil saja bisa berakibat fatal,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *