Demo Besar BEM UI, Soroti Harga BBM hingga MBG

Demo Besar BEM UI, Soroti Harga BBM hingga MBG

CIANJUREKSPRES.ID – Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar aksi demonstrasi bertajuk “Menuju Indonesia Bangkrut” di Jakarta pada Jumat (12/6/2026). Aksi yang digagas Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) tersebut diikuti lebih dari 700 peserta yang menyuarakan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah.

Dalam aksi tersebut, massa sempat mengalami kesulitan menuju titik demonstrasi karena adanya penjagaan dan blokade aparat keamanan di beberapa ruas jalan. Meski demikian, para demonstran tetap berupaya melanjutkan aksi dan menyampaikan aspirasi mereka.

Mahasiswa membawa lima tuntutan utama, yakni menghentikan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM), menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, menghentikan militerisme di ranah sipil, dan meminta Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan atas berbagai kebijakan yang dinilai bermasalah.

Ketua BEM UI, Yatalathof Imawan, menilai pengelolaan APBN dan kebijakan fiskal pemerintah saat ini belum berjalan secara efektif. Menurutnya, sejumlah program yang menghabiskan anggaran besar perlu dievaluasi agar penggunaan dana negara lebih tepat sasaran.

Ia juga menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menurutnya perlu dikaji ulang dari sisi efektivitas dan pengalokasian anggaran. Dana yang digunakan untuk sejumlah program pemerintah dinilai dapat dialihkan untuk sektor pendidikan dan layanan kesehatan yang lebih merata.

Sementara itu, Ketua BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, Jundi Al Muhandis, menilai tingginya harga kebutuhan pokok dan BBM menjadi salah satu persoalan yang saat ini dirasakan masyarakat. Ia berpendapat kondisi tersebut berkaitan dengan kebijakan anggaran negara yang dinilai belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan masyarakat luas.

Menurutnya, pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai program strategis agar mampu menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.

Aksi mahasiswa tersebut berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Hingga aksi berlangsung, mahasiswa terus menyampaikan tuntutan mereka melalui orasi dan berbagai atribut kampanye yang dibawa ke lokasi demonstrasi.

Demonstrasi ini menjadi salah satu bentuk penyampaian aspirasi mahasiswa terhadap kondisi ekonomi nasional serta sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai perlu mendapatkan perhatian dan evaluasi lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *