CIANJUREKSPRES.ID – Pemerintah Kabupaten Cianjur memastikan rencana pinjaman daerah sebesar Rp150 miliar tetap berjalan, meskipun pemerintah daerah telah menerima transfer Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat Rp50 miliar.
Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, mengatakan, tambahan DBH tersebut tidak mengubah rencana pinjaman daerah yang sebelumnya telah disepakati.
“Itu (rencana pinjaman daerah,red) sudah disepakati sehingga tetap dilakukan,” katanya, Senin 17 Agustus 2026.
Menurutnya, dana hasil pinjaman tersebut nantinya akan diarahkan secara penuh untuk pembangunan infrastruktur. “Kalau itu full untuk infrastruktur,” katanya.
Sementara itu, terkait DBH yang baru diterima Cianjur, Wahyu mengatakan dana tersebut akan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pembangunan, baik fisik maupun nonfisik.
“Ya telah ditransfer dari pemerintah pusat sekitar Rp50 miliar. Dan itu nanti akan dimanfaatkan untuk pembangunan, baik pembangunan fisik maupun nonfisik,” ucapnya.
Wahyu menyebut sejumlah sektor yang akan mendapat alokasi dari DBH tersebut, mulai dari infrastruktur, kesehatan, pendidikan hingga peningkatan ekonomi masyarakat.
“Untuk infrastruktur, lalu untuk kesehatan, untuk pendidikan, dan juga untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya.
Selain itu, anggaran tersebut juga akan dialokasikan untuk kebutuhan BPJS. “Iya, betul. Untuk BPJS juga termasuk salah satu alokasi,” kata Wahyu.(Cr1)
Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian saat menjawab pertanyaan wartawan di Lapang Prawatasari, pada Senin 17 Agustus 2026. (Foto : Cianjur Ekspres/Akmal Esa Nugraha)












