CIANJUREKSPRES.ID – Memasuki musim kemarau, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur mulai melakukan sejumlah persiapan dan pencegahan dalam mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayahnya.
Kasi Pemadam dan Penyelamatan Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Budianto mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan mempersiapkan armada pemadam kebakaran.
“Sosialisasi yang dilakukan kepada masyarakat tersebut yaitu berupa edukasi dan pemahaman supaya tidak membakar rumput atau semak-semak,” katanya, Kamis 18 Juni 2026.
Selain itu, masyarakat juga diimbau agar tidak membakar sampah sembarangan. Namun diharapkan membuang sampah ke tempat yang telah disediakan.
“Berdasarkan kejadian sebelumnya, rata-rata kebakaran lahan yang terjadi akibat dari warga membersihkan rumput dengan cara dibakar, kemudian api membesar karena tiupan angin, api pun semakin meluas,” tuturnya.
Budianto menuturkan, pihaknya juga terus melakukan pemeliharaan dan perawatan terhadap sejumlah armada dan perlengkapan pemadaman kebakaran dalam mengantisipasi Karhutla.
“Untuk jumlah armada kendaraan pemadam kebakaraan saat ini mencapai 14 unit, termasuk bantuan dari Kodim 0608/Cianjur, dan Batalyon Infanteri 300/Riader,” katanya.
Dia mengatakan, belasan unit kendaraan pemadam kebakaran tersebut tersebar di enam Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) di Kabupaten Cianjur.
“Kita juga bakal meminta bantuan dari beberapa pihak terkait termasuk dinas dalam upaya penanganan dan pencegahan Karhutla yang sering terjadi di wilayah Kabupaten Cianjur,” kata Budianto.
Dia menambahkan, saat ini jumlah petugas pemadam kebakaran tercatat sebanyak 130 orang personel dan tersebar di beberapa wilayah, dan dipastikan cukup.
“Kami juga meminta, apabila terjadi kebakaran masyarakat diharapkan untuk segera melapor kepada pihak terkait, agar dapat langsung ditangani petugas,” tandasnya.












