CIANJUREKSPRES.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur angkat bicara terkait masih banyaknya kondisi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan di sejumlah wilayah.
Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan, persoalan bangunan sekolah rusak tidak hanya terjadi di Kabupaten Cianjur, namun juga menjadi masalah di berbagai daerah di Indonesia.
“Tentu ini bukan hanya masalah di Kabupaten Cianjur, tapi di seluruh Indonesia tentunya memiliki permasalahan yang sama,” katanya kepada Cianjur Ekspres, Selasa 19 Mei 2026.
Menurutnya, kondisi di Kabupaten Cianjur semakin berat karena tingginya potensi bencana alam yang kerap berdampak terhadap fasilitas pendidikan.
“Apalagi kita di Kabupaten Cianjur diperberat dengan kerawanan bencana yang tinggi. Dan kita pernah melewati gempa, dan juga pergeseran tanah, dan itu memperberat kita semua,” ujarnya.
Wahyu menuturkan, pemerintah daerah bersama Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) terus berupaya melakukan pembangunan serta revitalisasi sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan.
“Kami pemerintah daerah bersama dengan Disdikpora terus melaksanakan kegiatan-kegiatan pembangunan dan revitalisasi sekolah,” katanya.
Selain mengandalkan kemampuan anggaran daerah, Pemkab Cianjur juga terus berupaya menjalin koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat agar program pembangunan sekolah dapat direalisasikan di Kabupaten Cianjur.
“Kami tidak hanya berhenti di Kabupaten Cianjur saja, tapi kami berusaha ke pemerintah provinsi dan pusat untuk menjangkau program-program yang bisa diterapkan di Kabupaten Cianjur. Intinya terus dilakukan perbaikan,” tandasnya.












