CIANJUREKSPRES.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur terus menjalankan berbagai program dalam upaya menekan angka kemiskinan. Program tersebut dilakukan secara bertahap dan menyeluruh, mulai dari peningkatan lapangan pekerjaan hingga sektor pendidikan dan pariwisata.
Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, mengatakan pengentasan kemiskinan tidak bisa dilakukan dengan satu langkah saja, melainkan melalui berbagai program yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
“Memang program pengentasan kemiskinan ada beberapa langkah yang kita lakukan, baik dari hulu hingga ke hilir. Pertama, kita meningkatkan lapangan pekerjaan di Kabupaten Cianjur. Lalu, kami juga menegaskan kepada para pelaku usaha di Kabupaten Cianjur agar bisa meluaskan usahanya,” ujar Wahyu kepada Cianjur Ekspres.
Selain sektor ketenagakerjaan, Pemkab Cianjur juga mendorong peningkatan kunjungan pariwisata sebagai salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat.
“Kita juga akan meningkatkan tingkat kunjungan pariwisata di Kabupaten Cianjur. Hal ini diharapkan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat, yang efeknya tentu dapat menurunkan angka kemiskinan,” ujarnya.
Wahyu menambahkan, sektor pendidikan juga menjadi perhatian penting dalam menekan angka kemiskinan di masa mendatang. Menurutnya, peningkatan angka partisipasi sekolah memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat.
“Kita berharap angka sekolah di Kabupaten Cianjur bisa meningkat. Apabila anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang cukup, hal tersebut akan berbanding lurus dengan penurunan angka kemiskinan,” jelasnya.
Wahyu mengakui, dampak dari program-program tersebut tidak dapat dirasakan secara instan, melainkan membutuhkan waktu dan proses.
“Tentunya ini tidak bisa terasa secara langsung, tetapi manfaatnya diharapkan bisa dirasakan pada tahun-tahun ke depan,” pungkasnya.












