Bulog Cianjur Telah Salurkan Bantuan Pangan untuk 144.568 PBP

Bulog Cianjur
BANTUAN PANGAN: Bulog Cianjur mencatat selama periode Januari sampai Mei 2026 telah menyalurkan Bantuan Pangan untuk 144.568 PBP dari jumlah 403.673 penerima manfaat yang tersebar di 32 kecamatan.(Cianjur Ekspres/Fauzi Noviandi)

CIANJUREKSPRES.ID – Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Cianjur mencatat selama periode Januari sampai Mei 2026 telah menyalurkan Bantuan Pangan (Banpang) untuk 144.568 Penerima Bantuan Pangan(PBP) dari total 403.673 PBP yang tersebar di 32 kecamatan.

Wakil Kepala Kancab Bulog Cianjur, Jajang Nurohman, mengatakan, Pemerintah Pusat menginstruksikan Bulog Cianjur untuk menyalurkan bantuan pangan untuk 403.673 penerima manfaat.

“Jadi penyaluran Banpang sebanyak 403.673 penerima manfaat itu merupakan alokasi bulan Februari dan Maret 2026. Setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) mendapatkan empat kilogram beras, dan empat liter minyak goreng,” katanya, Rabu 3 Juni 2026.

Hingga saat ini bantuan pangan tersebut telah terealisasi sebanyak 144.568 penerima manfaat di 12 kecamatan.

“Dari jumlah capaian periode Januari sampai Mei 2026 sebanyak 144.568 PBP yaitu di 12 kecamatan, diantaranya Kecamatan Cianjur, Cipanas, Cikalongkulon, Gekbrong, Bojongpicung, dan beberapa kecamatan di Cianjur selatan,” kata Jajang.

Lebih lanjut dia mengatakan, dari jumlah alokasi sebanyak 403.673 PBP tersisa 259.105 penerima manfaat, dan ditargetkan selesai pada Juni 2026.

“Saat ini kita sedang melakukan beberapa persiapan untuk menyalurkan alokasi yang tersisa, dan akan selesai di Juni 2026 ini,” ungkap Jajang.

Sementara itu terkait dengan penyerapan gabah, Perum Kancab Bulog Cianjur selama periode Januari sampai Mei telah menyerap 65.392 ribu ton, dari jumlah target sebanyak 49.247 ribu ton.

“Sehingga untuk target penyerapan tahun 2026 kita sudah melampauinya, jika dipersentasekan mencapai 133 persen,” katanya.

Menurut Jajang, ketersediaan stok beras yang ada di beberapa gudang milik Perum Bulog Kancab Cianjur saat ini mencapai 26.653 ribu ton. Sehingga untuk ketersediaan beras dipastikan aman untuk enam bulan kedepan.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *