BPBD Cianjur Catat Lima Kebakaran Lahan Selama Juli

BPBD Cianjur mencatat tingkat kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Cianjur selama Juli 2026 mengalami peningkatan. (Foto : Dok. BPBD Cianjur)

CIANJUREKSPRES.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mencatat jumlah kebakaran lahan selama Juli 2026 mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil pendataan sementara, sebagian besar kejadian diduga dipicu oleh faktor kelalaian manusia.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat mengatakan, berdasarkan laporan sementara, tercatat sedikitnya lima kejadian kebakaran lahan terjadi sepanjang Juli 2026.

“Dari jumlah laporan yang kami terima dan tercatat, kebakaran lahan terjadi di Kecamatan Cikalongkulon, Pacet, dan Sukaluyu,” kata Asep saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu 26 Juli 2026.

Dari laporan yang masuk tersebut, lanjut dia, kebakaran lahan paling sering terjadi di Kecamatan Sukaluyu, karena dalam beberapa hari terakhir tercatat ada tiga kejadian.

“Tiga kebakaran lahan di Kecamatan Sukaluyu itu diantaranya, di Kampung Pasir Nangka RT 01/RW 04 Komplek Perumahan Sukamulya Regency Desa Sukamulya, Perumahan Bukit Sukamulya Regency RT 05/RW 10 Desa Sukamulya, dan di Perumahan Graha Panorama Asri Desa Sukasirna,” papar Asep.

Dia mengatakan, proses pemadaman kebakaran lahan tak hanya dilakukan petugas BPBD, Damkar, namun juga dibantu oleh beberapa relawan serta masyarakat.

“Berdasarkan data sementara ke BPBD Kabupaten Cianjur, area lahan yang terbakar diperkirkan mencapai lima hektar lebih,” ujar Asep.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil pengamatan di sejumlah lokasi, kebakaran lahan diduga dipicu oleh beberapa faktor, di antaranya aktivitas pembakaran sampah, pembakaran semak belukar, serta puntung rokok yang dibuang sembarangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *