CIANJUREKSPRES.ID – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cianjur menekankan pentingnya menekan permintaan (demand) narkoba sebagai langkah efektif memutus mata rantai peredarannya. Upaya tersebut dinilai harus dimulai dari lingkungan keluarga melalui pengawasan yang lebih intensif terhadap anak.
Penyuluh Narkotika Ahli Pertama BNNK Cianjur, Duwi Agustiningsih mengatakan, semakin rendah permintaan terhadap narkotika maupun obat-obatan yang disalahgunakan, maka peluang peredarannya juga akan semakin kecil.
“Semakin rendah permintaan terhadap narkotika maupun obat-obatan yang disalahgunakan, maka peluang peredarannya juga akan semakin berkurang,” ujarnya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Desa Bersinar (Desa Bersih Narkoba) di Aula Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Kamis 23 Juli 2026.
Menurutnya, keluarga menjadi garda terdepan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Orang tua diminta lebih peka terhadap perubahan perilaku anak, lingkungan pergaulan, hingga makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap hari.
“Sebagai orang tua harus lebih peduli terhadap anak. Perhatikan perubahan sikapnya, ketahui apa yang dikonsumsi anak, dan pahami kandungan makanan maupun minuman yang mereka konsumsi. Pengawasan dari keluarga menjadi benteng utama pencegahan penyalahgunaan narkoba,” katanya.
Duwi menuturkan, penyalahgunaan narkoba kerap berawal dari minimnya pengetahuan masyarakat mengenai jenis narkotika maupun zat berbahaya lainnya. Karena itu, sosialisasi dinilai menjadi salah satu upaya penting untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat.
Kepala Desa Sindanglaya, Nyanyang Kurnia Sanusi mengatakan, modus peredaran narkoba terus berkembang sehingga masyarakat tidak boleh lengah. Menurutnya, keberhasilan Program Desa Bersinar membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama kalangan pemuda.
“Peredaran narkoba dilakukan dengan berbagai cara. Karena itu masyarakat harus lebih waspada agar diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan tidak menjadi korban. Kejahatan narkoba harus kita lawan bersama,” tegasnya.
Dia juga mengajak masyarakat mengisi waktu dengan berbagai kegiatan positif agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun tindakan melanggar hukum lainnya.
Sementara itu, Kapolsek Pacet AKP Amir Said menegaskan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Polisi tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Sinergi seluruh elemen menjadi kunci keberhasilan menjaga lingkungan tetap aman,” katanya.
Amir mengatakan, peredaran narkotika masih menjadi ancaman serius dan kerap diibaratkan seperti fenomena gunung es. Oleh karenanya, masyarakat diimbau agar meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga, khususnya anak-anak dan remaja.
“Mulailah dari keluarga sendiri. Awasi anak-anak kita, kenali perubahan perilakunya, dan segera laporkan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Cipanas Dindin Amaludin, perwakilan Koramil Cipanas, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga Desa Sindanglaya.












