BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri Pertahankan Polri Tetap di Bawah Presiden

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri Pertahankan Polri Tetap di Bawah Presiden

CIANJUREKSPRES.ID- Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Wilayah Lampung menyampaikan dukungan dan apresiasi atas sikap tegas Kapolri yang menolak wacana penempatan Kepolisian Republik Indonesia di bawah kementerian tertentu. Sikap tersebut dinilai mencerminkan komitmen dalam menjaga prinsip ketatanegaraan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Koordinator BEM PTNU Lampung, Ibtihaj Sabila Dina R, menilai bahwa wacana penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi menimbulkan kompleksitas persoalan serta memicu kegaduhan di tengah masyarakat. Menurutnya, posisi Polri yang tetap berada di bawah Presiden sebagaimana disampaikan Kapolri dalam rapat kerja bersama Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, merupakan langkah yang tepat dan konstitusional.

Sabila menilai ketegasan Kapolri dalam menolak wacana tersebut menunjukkan upaya menjaga sistem yang telah berjalan dengan baik. Dengan posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden, institusi kepolisian dinilai dapat bergerak lebih optimal dan fleksibel dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Ia juga menekankan bahwa posisi tersebut sangat relevan dengan kondisi geografis Indonesia yang luas serta jumlah penduduk yang besar, sehingga membutuhkan institusi kepolisian yang memiliki ruang gerak luas dan responsif dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

Lebih lanjut, Sabila menyampaikan bahwa penolakan terhadap wacana penempatan Polri di bawah kementerian menunjukkan komitmen dalam menjaga marwah dan independensi kepolisian. Menurutnya, Polri seharusnya tetap fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pelayanan hukum yang adil dan setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sabila menilai langkah Polri tersebut mencerminkan keberpihakan pada kepentingan rakyat, bukan pada kepentingan politik jangka pendek. Oleh karena itu, setiap gagasan yang berpotensi menimbulkan perpecahan perlu dikritisi secara objektif dan konstruktif.

Ia menutup pernyataannya dengan menyebut bahwa wacana ini dapat menjadi momentum bagi Polri untuk tetap berada pada jalur reformasi dan transformasi institusi. BEM PTNU Lampung menyatakan dukungan agar Polri terus berkembang menjadi institusi yang presisi, profesional, dan semakin dipercaya oleh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *