CIANJUREKSPRES.ID – Menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2026 sebanyak 30 personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur disiagakan disejumlah titik yang dilalui pemudik.
Sekertaris BPBD Kabupaten Cianjur Asep Sudrajat mengatakan, memasuki arus mudik saat ini cuaca masih masuk dalam musim hujan. Namun beberapa hari terakhir wilayah Cianjur tidak turun hujan.
Meski demikian, masyarakat yang akan melakukan aktivitas mudik untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan memerhatikan gejala-gejala alam.
“Pada arus mudik-balik 2026 ini kami telah menyiagakan 30 personil BPBD yang ditempatkan dibeberapa posko pengamanan gabungan dibeberapa titik,” katanya, Sabtu 14 Maret 2026.
Selain itu, Asep mengatakan pihaknya telah menyiagakan sebanyak 180 Relawan Tangguh Bencana (Retana) di 32 kecamatan se Kabupaten Cianjur.
“Dari sebanyak 180 petugas Retana tersebut itu juga kita tempatkan dibeberapa titik perbatasan dengan daerah lain, seperti di Cianjur- Bandung, Cianjur-Garut, Cianjur-Purwakarta dan Cianjur-Sukabumi,” katanya.
Dia menambahkan, berdasarkan surat edarana dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) musim hujan diperkirakan akan akhir Maret 2026. Namun pihaknya mengimbua warga terutama pemudik untuk meningkatan kewaspadaan.
“Waspada tetap harus, sebab beberapa jalur utama yang sering dilalui para pemudik dan melintasi Cianjur rawan dengan pohon tumbang, dan longsor,” katanya.












