CIANJUREKSPRES.ID- Volume kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek menjelang libur Hari Raya Idulfitri 1447 H atau Lebaran 2026 mulai mengalami peningkatan. Pada periode H-9 Lebaran, tepatnya Rabu–Kamis (11–12 Maret 2026), tercatat sebanyak 285.781 kendaraan keluar dari wilayah Jabotabek.
Angka tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama, yaitu Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Trans Jawa, Gerbang Tol Kalihurip Utama menuju Bandung, Gerbang Tol Cikupa menuju Merak, serta Gerbang Tol Ciawi menuju Puncak. Jumlah tersebut meningkat sekitar 3,1 persen dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 277.278 kendaraan.
Distribusi Perjalanan Keluar Jabotabek
Berdasarkan data distribusi lalu lintas, perjalanan masyarakat yang meninggalkan Jabotabek paling banyak mengarah ke wilayah Timur. Tercatat sebanyak 119.228 kendaraan atau sekitar 41,7 persen menuju arah Trans Jawa dan Bandung.
Sementara itu, sebanyak 102.533 kendaraan atau sekitar 35,9 persen bergerak menuju arah Barat, yakni ke wilayah Merak. Adapun kendaraan yang menuju arah Selatan atau kawasan Puncak tercatat sebanyak 64.020 kendaraan atau sekitar 22,4 persen dari total arus kendaraan yang keluar dari Jabotabek.
Lalu Lintas Arah Timur
Untuk arus kendaraan menuju arah Timur, kendaraan yang melintas melalui Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Trans Jawa tercatat sebanyak 62.503 kendaraan. Angka ini meningkat sekitar 13,7 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.
Sedangkan kendaraan yang menuju arah Bandung melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama di Jalan Tol Cipularang tercatat sebanyak 56.725 kendaraan, atau sedikit lebih rendah sekitar 2,6 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Jika digabungkan, total kendaraan yang menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua gerbang tol tersebut mencapai 119.228 kendaraan, meningkat sekitar 5,3 persen dari kondisi normal.
Arus Kendaraan Menuju Arah Barat
Sementara itu, kendaraan yang bergerak menuju arah Barat melalui Gerbang Tol Cikupa di ruas Jalan Tol Tangerang–Merak tercatat sebanyak 102.533 kendaraan. Jumlah tersebut meningkat sekitar 5,6 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Lalu Lintas Menuju Kawasan Puncak
Untuk perjalanan menuju arah Selatan, yaitu kawasan Puncak melalui Gerbang Tol Ciawi di Jalan Tol Jagorawi, tercatat sebanyak 64.020 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek. Jumlah ini sedikit lebih rendah sekitar 4,4 persen dibandingkan kondisi normal.
Peningkatan Lalu Lintas H-9 Lebaran
Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Rivan, menjelaskan bahwa pada H-9 Lebaran atau Kamis (12 Maret 2026), volume kendaraan yang meninggalkan Jabotabek melalui empat gerbang tol utama mencapai 146.457 kendaraan. Angka tersebut meningkat 3,9 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 140.952 kendaraan.
Ia juga menyebutkan bahwa pada H-10 Lebaran atau Rabu (11 Maret 2026), sebanyak 139.324 kendaraan tercatat melintas di empat gerbang tol utama. Jumlah tersebut meningkat sekitar 2,2 persen dibandingkan kondisi normal.
Menurutnya, perjalanan masyarakat yang keluar dari Jabotabek masih didominasi oleh kendaraan yang menuju arah Timur.
Imbauan dan Diskon Tarif Tol
Masyarakat diimbau untuk menghindari perjalanan pada waktu puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026. Selain itu, pengguna jalan juga dapat memanfaatkan program diskon tarif tol sebesar 30 persen yang berlaku di sembilan ruas jalan tol milik Jasa Marga Group.
Program potongan tarif tersebut diberlakukan selama dua hari pada periode arus mudik, yaitu 15–16 Maret 2026 (H-6 hingga H-5 Lebaran).
Diskon tarif ini berlaku di sejumlah ruas strategis di jalur Trans Jawa, seperti Jalan Tol Jakarta–Cikampek, Jalan Layang MBZ, Jalan Tol Palimanan–Kanci, Jalan Tol Batang–Semarang, serta Jalan Tol Semarang Seksi ABC. Selain itu, potongan tarif juga diterapkan di ruas tol Trans Sumatra, termasuk Jalan Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa dan Jalan Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi.
Program tersebut juga mencakup ruas tol di wilayah Bandung–Cisumdawu, seperti Jalan Tol Cipularang serta Padalarang–Cileunyi bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus.
Imbauan Bagi Pengguna Jalan Tol
Jasa Marga mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan mudik dengan baik selama periode libur Lebaran 2026. Pengguna jalan tol juga disarankan untuk memantau informasi lalu lintas terkini secara real time melalui aplikasi Travoy.
Sebelum melakukan perjalanan, pengendara diharapkan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mencukupi bahan bakar, serta memastikan saldo uang elektronik tersedia. Pengguna jalan juga dianjurkan memanfaatkan waktu istirahat di rest area dan selalu mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan.
Informasi kondisi lalu lintas juga dapat dipantau melalui layanan CCTV di jalan tol, aplikasi Travoy, serta layanan One Call Center Jasa Marga di nomor 133 dan media sosial resmi Jasa Marga.












