CIANJUREKSPRES.ID- Daging domba menjadi salah satu hidangan favorit saat Iduladha maupun acara keluarga. Namun, sebagian orang mengaku sering merasa pusing, lemas, atau tidak nyaman setelah mengonsumsi daging domba.
Kondisi tersebut sebenarnya bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari kandungan lemak pada daging hingga cara pengolahannya. Berikut beberapa penyebab seseorang bisa merasa pusing setelah makan daging domba.
Kandungan Lemak dan Kolesterol yang Tinggi
Daging domba memiliki kandungan lemak jenuh dan kolesterol yang cukup tinggi, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Lemak berlebih dapat memengaruhi aliran darah dan membuat tubuh terasa berat, bahkan memicu sakit kepala atau pusing pada sebagian orang.
Terlebih jika daging diolah dengan santan atau minyak berlebihan, risiko tubuh merasa tidak nyaman bisa meningkat.
Tekanan Darah Bisa Meningkat
Pada beberapa orang, konsumsi makanan tinggi lemak dan garam dapat memicu kenaikan tekanan darah sementara. Kondisi ini bisa menyebabkan kepala terasa berat, pusing, atau mudah lelah setelah makan.
Biasanya hal ini lebih sering dialami oleh penderita hipertensi atau orang yang memiliki riwayat kolesterol tinggi.
Tubuh Kekurangan Cairan
Setelah makan daging dalam jumlah banyak, tubuh membutuhkan lebih banyak cairan untuk membantu proses pencernaan. Jika kurang minum air putih, tubuh bisa mengalami dehidrasi ringan yang memicu rasa pusing.
Karena itu, penting untuk memperbanyak konsumsi air putih setelah makan makanan berlemak.
Terlalu Banyak Makan Sekaligus
Mengonsumsi daging secara berlebihan dalam satu waktu dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih berat. Akibatnya, aliran darah lebih banyak terfokus ke proses pencernaan sehingga tubuh terasa mengantuk, lemas, atau pusing.
Pengaruh Cara Memasak
Olahan daging domba seperti sate berlemak, gulai, atau tongseng biasanya mengandung santan, minyak, dan bumbu yang cukup kuat. Kombinasi tersebut dapat memicu rasa tidak nyaman di tubuh, terutama bagi orang yang sensitif terhadap makanan berlemak.
Untuk mengurangi risiko pusing setelah makan daging domba, masyarakat disarankan mengonsumsi daging secukupnya, memperbanyak sayur dan buah, minum air putih yang cukup, serta menghindari makanan terlalu berminyak atau bersantan berlebihan.
Jika keluhan pusing muncul terus-menerus atau disertai gejala lain seperti sesak napas, nyeri dada, atau tekanan darah tinggi, sebaiknya segera memeriksakan diri ke tenaga medis.












