Pembatasan Akses Digital Anak Diperkuat, Sekolah Didorong Aktifkan 7 KAIH

CIANJUREKSPRES.ID- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang sehat sebagai fondasi utama dalam proses pendidikan. Lingkungan yang baik akan membantu peserta didik belajar dengan optimal, berinteraksi dengan teman dan guru, serta membentuk karakter sesuai tahap perkembangan mereka.

Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan tantangan berupa penggunaan gawai secara berlebihan yang berdampak negatif terhadap proses belajar, baik di sekolah maupun di rumah. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang lebih optimal.

Sebagai respons, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mendukung penuh implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) serta penerapan konsep Screen Time, Screen Zone, dan Screen Break (3S).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa kebijakan pembatasan akses anak terhadap platform digital berisiko merupakan langkah penting agar teknologi tetap berfungsi sebagai pendukung pendidikan. Ia juga menekankan peran penting para guru dalam menyukseskan kebijakan tersebut.

Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak khawatir terhadap penerapan aturan ini. Pemerintah memastikan bahwa program literasi digital tetap berjalan di seluruh satuan pendidikan. Kegiatan pembelajaran berbasis teknologi juga tetap dilaksanakan dengan pendampingan guru agar peserta didik dapat memanfaatkan teknologi secara bijak.

Kemendikdasmen juga mendorong sekolah untuk menyediakan lebih banyak aktivitas fisik sebagai alternatif bagi siswa. Dengan demikian, penguatan karakter melalui program 7 KAIH dan 3S dapat berjalan lebih optimal.

Pada akhirnya, pemerintah menegaskan bahwa teknologi hanyalah alat, sedangkan karakter merupakan kunci utama. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat berperan dalam membentuk generasi yang tidak hanya cakap secara digital, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *