Pedagang Pasar Ciranjang Cianjur Akan Tempati Kios Baru Pasca Lebaran

Pengelola Pasar Ciranjang menggelar musyawarah bersama para pedagang yang berlangsung di Kantor Kepala Pasar Ciranjang. (Foto: Dokumen Pasar Ciranjang)

CIANJUREKSPRES.ID – Upaya peningkatan ekonomi di Pasar Rakyat Ciranjang, Kabupaten Cianjur, terus dilakukan dengan mendorong para pedagang agar segera menempati kios baru di Hanggar Merah Putih.

Meski bangunan tersebut telah diresmikan beberapa tahun lalu, hingga kini ratusan pedagang masih enggan berpindah dan memilih bertahan di lokasi lama.

Keengganan tersebut disebabkan oleh keterbatasan modal serta belum lengkapnya fasilitas pendukung di area kios baru. Menyikapi hal itu, pihak pengelola pasar menggelar musyawarah bersama para pedagang yang berlangsung di Kantor Kepala Pasar Ciranjang.

Kepala Pasar Ciranjang, Imam Rohiman, mengungkapkan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk mendorong para pedagang agar segera menempati kios baru, mengingat seluruh kunci kios telah diserahkan kepada pedagang sejak lama.

“Kami terus mendorong para pedagang untuk segera menempati kios baru. Semua kunci kios sudah diserahkan, namun sampai saat ini sebagian besar pedagang masih bertahan di lokasi lama,” ujarnya.

Untuk meramaikan Pasar Rakyat Ciranjang, pihak pengelola telah melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan berkoordinasi bersama Dinas Perhubungan agar angkutan umum dapat masuk langsung ke area pasar.

Selain itu, berbagai kegiatan dan event juga akan digelar guna menarik minat pengunjung.

“Insya Allah ke depan kita akan buat event-event menarik agar pasar semakin ramai dan aktivitas ekonomi pedagang meningkat,” kata Imam.

Hasil musyawarah tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa para pedagang Pasar Ciranjang akan mulai menempati dan berdagang di kios baru setelah Lebaran Idulfitri. Para pedagang meminta waktu kepada pihak pengelola pasar untuk melengkapi fasilitas pendukung agar aktivitas perdagangan dapat berjalan optimal.

Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan Pasar Rakyat Ciranjang dapat kembali bergeliat dan menjadi pusat perekonomian masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *