Hari Ketiga, Gerakan Mengajar Desa dan Siswa SDN Sambong Lakukan Aksi Nyata Reboisasi

CIANJUREKSPRES.ID- Melanjutkan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Wangunjaya, Kecamatan Campaka, relawan Gerakan Mengajar Desa (GMD) menjadikan hari ketiga sebagai momentum edukasi lingkungan yang aplikatif.

 

Mengusung tema lingkungan, para relawan mengajak siswa-siswi SDN Sambong melakukan aksi penanaman pohon di area sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap isu pemanasan global dan pentingnya reboisasi, Rabu (4/2).

 

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penanaman pohon, tetapi juga menjadi simbol penanaman kesadaran ekologis kepada generasi muda sejak dini. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak memahami bahwa menjaga kelestarian alam merupakan bagian dari tanggung jawab bersama, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perbukitan seperti Desa Wangunjaya.

 

Dalam aksi ini, setiap siswa diberikan bibit pohon untuk ditanam secara bersama-sama. Para relawan GMD memberikan penjelasan sederhana mengenai peran penting pohon dalam kehidupan, mulai dari menghasilkan oksigen, menjaga kualitas air tanah, hingga mencegah erosi.

 

Edukasi tersebut disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami agar siswa dapat mengaitkan kegiatan menanam pohon dengan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar mereka.

 

“Kami ingin adik-adik di sini merasa memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan mereka. Dengan menanam satu pohon hari ini, mereka sedang berinvestasi untuk udara bersih dan lingkungan yang asri di masa depan,” ujar Rizieq Alman selaku Mentor Muda Gerakan Mengajar Desa.

 

Meski kegiatan berlangsung di bawah terik matahari, semangat para siswa tetap terlihat tinggi. Dengan mengenakan pakaian olahraga, mereka tampak antusias menggali tanah dan menanam bibit pohon dengan tangan sendiri.

 

Kegiatan ini menjadi pengalaman langsung yang memperkaya pembelajaran di luar kelas serta menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap lingkungan sekolah.

 

 

Selain praktik menanam, para siswa juga diajak untuk berkomitmen merawat pohon yang telah ditanam dengan menyiram dan menjaga pertumbuhannya secara berkelanjutan. Melalui aksi nyata ini, Gerakan Mengajar Desa berharap dapat menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak dini dan mendorong lahirnya generasi yang lebih sadar akan pentingnya menjaga kelestarian alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *