BPBD Imbau Warga Waspada Saat Rayakan Malam Tahun Baru 2026 di Jalur Puncak dan Cianjur Selatan

BPBD Imbau Warga Waspada Saat Rayakan Malam Tahun Baru 2026 di Jalur Puncak dan Cianjur Selatan
WASPADA. Suasana berkabut di Jalur Puncak Cianjur, baru-baru ini. (Foto: Tim Media Cianjur Ekspres)

CIANJUREKSPRES.IDBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat merayakan malam pergantian Tahun Baru 2026, terlebih saat melintasi Jalur Puncak dan menuju arah Cianjur Selatan, menyusul kondisi cuaca yang tidak menentu dan hujan yang terjadi dalam dua hari terakhir.

Sekretaris Dinas BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, mengatakan masyarakat yang hendak bepergian maupun merayakan pergantian tahun di luar rumah diminta untuk selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca demi keselamatan.

“Kami mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan perayaan Tahun Baru agar mengikuti laporan cuaca. Demi keselamatan di perjalanan, bisa bertanya ke sejumlah posko Nataru yang ada, membawa perlengkapan seperti jaket atau obat pribadi, serta tetap menaati rambu-rambu lalu lintas,” kata Asep saat dikonfirmasi oleh Cianjur Ekspres, pada Selasa, 30 Desember 2025.

Menurutnya, rambu-rambu peringatan yang terpasang di sejumlah titik, khususnya di jalur rawan longsor, harus benar-benar diperhatikan oleh pengendara.

“Biasanya di rambu itu sudah tertulis daerah rawan longsor. Artinya masyarakat harus ekstra hati-hati saat melintas, terutama di jalur Puncak, menuju kawasan wisata, dan arah Cianjur Selatan,” katanya.

Asep menambahkan, masyarakat juga diminta memperhatikan perkiraan cuaca yang telah dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengingat beberapa wilayah di Cianjur memiliki potensi longsor dan pohon tumbang, terutama di wilayah Cianjur Selatan.

“Untuk Cianjur Selatan, potensi longsor dan pohon tumbang cukup tinggi. Kami terus berkoordinasi dengan Dinas PUTR dan pihak provinsi untuk memantau kondisi di lapangan,” katanya.

Dalam rangka pengamanan selama libur nataru, BPBD Cianjur telah menyiagakan sekitar 35 personel, lengkap dengan kendaraan dan peralatan pendukung. Selain itu, BPBD juga dibantu oleh unsur pemadam kebakaran serta relawan tangguh bencana (Retana).

“Untuk Retana yang diterjunkan sekitar 200 orang, tersebar di 32 kecamatan, termasuk di wilayah perbatasan dengan kabupaten dan kota lain,” katanya.

Dia memastikan seluruh kendaraan operasional BPBD dalam kondisi siap pakai, termasuk peralatan seperti mesin pemotong kayu.

“Untuk alat berat, kami koordinasikan dengan pemerintah kabupaten dan provinsi. Secara keseluruhan, kendaraan dan peralatan kami siap,” katanya.

Dia juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan Puncak.

“Jangan membuang sampah sembarangan, karena itu bisa memicu bencana yang tidak kita inginkan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *