CIANJUREKSPRES.ID – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Cianjur menggelar kegiatan Coaching Instrumen dan Pembekalan untuk Surveyor Indeks Kesalehan Sosial Umat Beragama (IKSUB) Kabupaten Cianjur Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Bale Praja Setda Kabupaten Cianjur, Jumat 6 November 2026.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, menjelaskan bahwa agenda ini bertujuan mempersiapkan para petugas lapangan agar mampu menjaring data yang akurat dan objektif mengenai potret kesalehan sosial masyarakat di wilayah Cianjur.
“Kami mengadakan pembekalan dan tata cara pengisian survei kepada para surveyor. Nantinya, data IKSUB ini akan menjadi acuan penting bagi pemerintah daerah dalam memetakan serta menjaga harmoni sosial,” ujar Asep.
Petugas surveyor yang dikerahkan dalam program ini merupakan kolaborasi erat dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur. Sebanyak 32 orang Penyuluh Agama Islam dari 32 kecamatan di wilayah Kabupaten Cianjur diterjunkan langsung ke tengah masyarakat sebagai ujung tombak pengumpulan data.
” Selama pembekalan, para surveyor diberikan arahan teknis mengenai indikator-indikator penilaian yang disampaikan langsung oleh Tenaga Ahli dari unsur akademisi. Hal ini dilakukan guna memastikan proses pengisian survei warga berjalan sesuai metodologi ilmiah yang valid,” kata Asep.
Selain diikuti oleh 32 Penyuluh Agama Islam, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menyukseskan program IKSUB 2026.
” IKSUB sudah menjadi indikator kinerja utama Pemerintah Kabupaten Cianjur sebagaimana yang tertuang dalam RPJMD kabupaten Cianjur 2025 – 2029,” kata Asep.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Rudi Ahmad Suryadi, M.Ag dari Kemenag Pusat, dan Farhan Muntafa, S.Si., M.Stat dari Universitas Indonesia.












