Reses di Dapil, Anggota DPRD Cianjur Lukmanul Hakim Gelar Bimtek ‘TikTok Live Revolution’ Buka Peluang Ekonomi Warga

Reses di Dapil, Anggota DPRD Cianjur Lukmanul Hakim Gelar Bimtek 'TikTok Live Revolution' Buka Peluang Ekonomi Warga
Reses di Dapil, Anggota DPRD Cianjur Lukmanul Hakim Gelar Bimtek 'TikTok Live Revolution' Buka Peluang Ekonomi Warga.(istimewa)

CIANJUREKSPRES.ID – Anggota DPRD Kabupaten Cianjur Fraksi Partai Golkar, Lukmanul Hakim menggelar pelatihan sekaligus bimbingan teknis (Bimtek) “TikTok Live Revolution: Cara Mudah Jualan Live TikTok, dan Dapat Uang dari Rumah” dalam agenda kegiatan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Kecamatan Pacet, Senin 2 November 2026.

“Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan menggunakan aplikasi TikTok. Akan tetapi lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar saya untuk membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya di Dapil,” ujar Kang Lukman saapaan akrab Lukmanul Hakim.

Dia mengungkapkan, ide dasar kegiatan ini lahir dari respons terhadap aspirasi masyarakat yang menginginkan adanya peluang usaha, penghasilan tambahan, dan peningkatan pendapatan keluarga.

“Saya melihat bahwa dalam kondisi ekonomi saat ini, kebutuhan hidup semakin beragam. Kita tidak bisa hanya bergantung pada satu sumber penghasilan. Setiap keluarga perlu memiliki kreativitas dan kemampuan untuk mencari peluang ekonomi tambahan,” katanya.

Menurutnya, di era digital saat ini, dengan bermodalkan HP, koneksi internet, kemauan belajar, dan keterampilan yang tepat, masyarakat bisa mulai membuka peluang usaha dari rumah. Kang Lukman menilai, peluang mendapatkan penghasilan tidak lagi harus selalu melalui pekerjaan formal, memiliki toko, atau membutuhkan modal usaha yang besar.

“TikTok yang selama ini mungkin kita kenal sebagai media hiburan, sesungguhnya juga memiliki potensi sebagai ruang ekonomi,” katanya.

“Melalui TikTok Live, kita bisa memperkenalkan produk, menawarkan barang, berkomunikasi dengan calon pembeli, bahkan membangun jaringan pemasaran yang lebih luas,” sambung Kang Lukman.

Kang Lukman berharap, bapak-bapak, ibu-ibu, bahkan anak-anak muda di Cianjur tidak hanya menjadi penonton perkembangan teknologi, tetapi mampu menjadi pelaku ekonomi digital.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *